Sukses

Pengertian Myomergin

Myomergin adalah obat yang memiliki kandungan zat aktif methylergometrine maleate, dengan bentuk sediaan injeksi yang diproduksi oleh Ethica. Myomergin digunakan untuk perawatan pasca operasi. Myomergin bekerja dengan secara langsung merangsang kontraksi otot polos uterus dan vaskular. Myomergin digunakan untuk mecegah perdarahan uterus pasca-melahirkan, pasca-aborsi (termasuk perdarahan pada operasi caesar) dan setelah pelepasan plasenta.

Keterangan Myomergin

  • Golongan: Obat Keras
  • Kelas Terapi: Obat Rahim
  • Kandungan: Methylergometrine maleate 0.2 mg/mL
  • Bentuk: Cairan Injeksi
  • Satuan Penjualan: Ampul
  • Kemasan: Box, 10 Ampul @ 1 mL
  • Farmasi: Ethica.

Kegunaan Myomergin

Myomergin digunakan untuk mecegah perdarahan uterus pasca-melahirkan, pasca-aborsi dan setelah pelepasan plasenta.

Dosis & Cara Penggunaan Myomergin

Myomergin termasuk dalam golongan obat keras, maka dari itu penggunaan obat ini harus dengan anjuran dokter dan sediaan injeksi harus dilakukan oleh tenaga medis profesional:

  • Involusi uterus, Dosis: 1 Tablet diminum 3 kali sehari selama 3-4 hari.
  • Kontrol perdarahan uterus dalam keadaan darurat 0.2 mg Intravena (melalui pembuluh darah).
  • Subinvolusi, nifas dan perdarahan lochiometral: 1-2 tablet diminum 3 kali sehari atau 0.5-1 mL diinjeksikan melalui intramuskular (melalui otot).
  • Operasi caesar: 1 mL di injeksi melalui intramuskular (melalui otot) atau 0.5-1 mL i injeksi melalui intravena (pembuluh darah) setelah melahirkan bayi.

Cara Penyimpanan:

  • Injeksi IV (intravena) dan IM (intramuskular): simpan di lemari pendingin pada suhu 2-8°C, lindungi dari cahaya.
  • Tablet: simpan pada suhu di bawah 25°C.

Efek Samping Myomergin

Efek samping yang mungkin terjadi selama penggunaan Myomergin, antara lain:

  • Halusinasi.
  • Gangguan rasa.
  • Reaksi alergi.
  • Aritmia berat.
  • Diare.
  • Nyeri dada sementara.
  • Kram kaki.
  • Hidung tersumbat.
  • Hipertensi.
  • Mual, muntah.
  • Sakit kepala.
  • Hipotensi.

Kontraindikasi:
Hindari penggunaan Myomergin pada pasien yang memiliki indikasi:

  • Hipersensitif.
  • Hipertensi.
  • Laktasi.

Kategori kehamilan:
Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) mengategorikan Myomergin ke dalam Kategori C:
Studi pada hewan telah menunjukkan efek buruk pada janin (teratogenik atau embriosidal atau lainnya) dan tidak ada studi terkontrol pada wanita atau studi pada wanita dan hewan tidak tersedia. Obat diberikan hanya jika manfaat yang yang diperoleh lebih besar dari potensi risiko pada janin.

Overdosis:

  • Gejala overdosis Myomergin antara lain terjadinya gangren yang berkepanjangan, mati rasa di ekstremitas, mual akut, muntah, sakit perut, depresi pernapasan, perubahan tekanan darah, kejang.
  • Jika terjadi overdosis, berikan pengobatan simtomatik dan suportif (oleh tenaga medis).
Artikel
    Penyakit Terkait