Sukses

Pengertian Myfortic

Myfotic merupakan obat yang mengandung asam mycophenolate merupakan obat yang dapat menekan sistem imun, biasanya digunakan untuk pasien yang akan menerima organ transplantasi atau cangkok seperti cangkok ginjal, hati dan jantung. Myfotic bekerja dengan memblok sintesa purine dari limfosit manusia melalui penghambatan reversibel inosin monofosfat dehidrogenase. Dapat juga menghambat poliferasi limfosit B dan T

Keterangan Myfortic

  • Golongan: Obat Keras
  • Kelas Terapi: Imunosupresan
  • Bentuk: Tablet
  • Kandungan: Mycophenolic acid 180 mg; Mycophenolic acid 360 mg
  • Satuan Penjualan: Strip
  • Kemasan: Strip @ 10 tablet
  • Farmasi: Novartis Indonesia.

Kegunaan Myfortic

Myfortic digunakan sebagai terapi pada pasien yang akan menjalani transplantasi jantung, ginjal dan hati.

Dosis & Cara Penggunaan Myfortic

Myfortic merupakan obat yang termasuk ke dalam golongan obat keras sehingga pada setiap pembelian nya harus menggunakan resep Dokter. Selain itu, dosis penggunaan myfortic juga harus dikonsultasikan dengan Dokter terlebih dahulu sebelum digunakan, karena dosis penggunaan nya berbeda-beda setiap individu nya tergantung berat tidaknya penyakit yang diderita.

  1. Transplantasi jantung
    • Dewasa: di berikan dosis 1.5 gram dua kali sehari dimulai dalam 5 hari setelah tranplantasi
  2. Transplantasi ginjal
    • Dewasa: di berikan dosis 1 gram 2 kali sehari dimulai dalam 72 jam setelah transplantasi, maksimal dosis 2 gram per hari
    • Anak 2-18 tahun: di berikan dosis 600 mg/m2 dua kali sehari, maksimal 1 gram dua kali sehari
    • Lansia: Dosis maksimal 720 dua kali sehari

Efek Samping Myfortic

  • Diare, mual dan muntah
  • Sakit kepala
  • Anemia
  • Hyperglikemia (diabetes)
  • Mengganggu elektrolisis dan lemak darah
  • Alopesia (Kebotakan)
  • Insomnia (sulit untuk tidur)
  • Pusing
  • Terbentuk ruam pada kulit
  • Pankreatitis (Radang pada kelenjar pankreas)
  • Hepatitis (Radang pada hati)

Kontraindikasi

  • Pasien yang memiliki riwayat hipersensitif terhadap kandungan myfortic
  • Wanita hamil dan menyusui
  • Pasien yang memiliki riwayat lesch nyhan sindrom

Interaksi Obat

  • Meningkatkan kadar obat di dalam darah apabila dikombinasikan dengan aciclovir, valaciclovir, ganciclovir dan valganciclovir.
  • Mereduksi absorbsi dari colestyramine, magnesium- and aluminium hydroxide-containing products, sevelamer dan ikatan calcium phosphate bebas lainnya
  • Mereduksi kadar obat di dalam darah dengan ciclosporin, metronidazole, quinolones, rifamycins. 

Kategori Kehamilan
Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) mengkategorikan Myfortic ke dalam Kategori D:
Ada bukti positif risiko pada janin manusia, tetapi manfaat obat jika digunakan pada wanita hamil dapat diterima meskipun ada risiko (misalnya, jika obat tersebut diperlukan dalam situasi yang mengancam jiwa atau untuk penyakit serius dimana obat-obatan yang lebih aman tidak dapat digunakan atau tidak efektif).

Artikel
    Penyakit Terkait