Sukses

Pengertian MXN

MXN aalah obat yang mengandung zat aktif moxifloxacin HCl da diproduksi oleh Dexa Medica dalam bentuk sediaan kaplet. Moxifloxacin HCl merupakan obat yang termasuk golongan kuinolon yang bekerja dengan cara menghentikan pertumbuhan bakteri. MXN digunakan untuk mengobati berbagai infeksi bakteri, seperti penyakit paru obstruktif kronis, infeksi kulit, pneumonia (penyakit infeksi yang menyerang paru, sehingga menyebabkan kantung udara di dalam paru meradang dan membengkak), peradangan pelvis yang disebabkan oleh bakteri, infeksi nyeri perut bagian tengah, bakteri akut sinusitis, bronkitis kronis, infeksi kulit dan struktur kulit

Keterangan MXN

  • Golongan: Obat Keras.
  • Kelas Terapi: Kuinolon.
  • Kandungan: Moxifloxacin HCl 400 mg
  • Bentuk: Kaplet Salut Selaput
  • Satuan Penjualan: Strip
  • Kemasan: Strip @ 10 Kaplet
  • Farmasi: Dexa Medica.
  • Harga: Rp41.500 - Rp66.500/ Tablet

Kegunaan MXN

MXN di gunakan untuk mengobati infeksi yang di sebabkan oleh bakteri.

Dosis & Cara Penggunaan MXN

MXN merupakan golongan obat keras. Obat ini memerlukan resep dokter untuk pembelian serta penggunaannya.

  • Pneumonia: 1 kaplet (400 mg) per hari selama 10 hari.
  • Penyakit paru obstruktif kronis: 1 kaplet (400 mg) per hari selama 7 hari.
  • Sinusitis: 1 kaplet (400 mg) per hari selama 7 hari.
  • Pembengkakkan pelvis: 1 kaplet (400 mg) per hari selama 14 hari.
  • Infeksi kulit dan struktur kulit: 1 kaplet (400 mg)per hari selama 7 - 21 hari.

Cara Penyimpanan
Simpan pada suhu dibawah 30 derajat Celcius.

Efek Samping MXN

Efek samping penggunaan MXN yang mungkin terjadi adalah:

  • Anemia
  • Iritasi telinga
  • Mual
  • Muntah
  • Nyeri perut bagian atas
  • Anoreksia (penurunan berat badan secara ekstrim)
  • Sakit kepala, Pusing, insomnia (susah tidur)
  • Muncul ruam pada kulit

Kontraindikasi
Hindari penggunaan pada pasien dengan kondisi:

  • Pasien yang memiliki riwayat hipersensitif terhadap antibiotik golongan kuinolon
  • Wanita hamil dan menyusui
  • Anak dibawah 18 tahun

Interaksi Obat
Tidak boleh di berikan bersamaan dengan obat-obat berikut:

  • Antasida yang mengandung Al atau Mg
  • Sukralfat atau agen yang mengandung Fe atau Zn
  • Penggunaan bersama dENGAN obat yang menyebabkan bradikardia atau hipokalemia atau obat yang memicu perpanjangan interval QT (neuroleptik, agen anti infeksi tertentu, antihistamin tertentu)
  • Antikoagulan.

Kategori Kehamilan
Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) mengkategorikan MXN ke dalam Kategori C:
Studi pada hewan telah menunjukkan efek buruk pada janin (teratogenik atau embriosidal atau lainnya) dan tidak ada studi terkontrol pada wanita atau studi pada wanita dan hewan tidak tersedia. Obat diberikan hanya jika manfaat yang yang diperoleh lebih besar dari potensi risiko pada janin.

Perhatian Menyusui
Tidak diketahui apakah MXN terserap kedalam ASI. Manfaat perkembangan dan kesehatan menyusui harus dipertimbangkan bersama dengan kebutuhan klinis ibu untuk terapi dan potensi efek samping pada anak yang disusui dari obat atau dari kondisi ibu yang mendasarinya.

Artikel
    Penyakit Terkait