Sukses

Pengertian Muzoral

Muzoral adalah sediaan obat yang memiliki kandungan zat aktif Ketoconazole. Muzoral digunakan untuk membantu mengobati infeksi jamur pada kulit, seperti panu, kudis, kurap, kutu air, dan infeksi jamur di sekitar tangan dan lipatan paha. Muzoral bekerja dengan cara menghentikan pertumbuhan jamur, dengan menghambat kerja enzim sitokrom pada membran sel jamur, sehingga mengganggu pembentukan ergosterol (komponen penting dari membran sel jamur). Muzoral tersedia dalam bentuk sediaan tablet dan krim.

Keterangan Muzoral

  1. Muzoral Tablet
    • Golongan: Obat Keras
    • Kelas Terapi: Antijamur dan Antiparasit Topikal
    • Kandungan: Ketoconazole 200 mg
    • Bentuk: Tablet
    • Satuan Penjualan: Strip
    • Kemasan: Box, 5 Strip @ 10 Tablet
    • Farmasi: Menarini Indria Laboratories.
  2. Muzoral Krim
    • Golongan: Obat Keras
    • Kelas Terapi: Antijamur dan Antiparasit Topikal
    • Kandungan: Ketoconazole 20 mg/gram
    • Bentuk: Krim
    • Satuan Penjualan: Tube
    • Kemasan: Box, 1 Tube @ 5 Gram
    • Farmasi: Menarini Indria Laboratories.

Kegunaan Muzoral

Muzoral digunakan untuk mengobati infeksi jamur sistemik.

Dosis & Cara Penggunaan Muzoral

Muzoral termasuk dalam golongan obat keras, maka dari itu penggunaan obat ini harus dengan anjuran dan resep dokter.

  • Muzoral Tablet
    Infeksi jamur sistemik, dosis: 200 mg diminum sekali sehari, dosis dapat ditingkatkan menjadi 400 mg diminum sekali sehari jika respon klinis tidak diperoleh. Lanjutkan pengobatan sampai infeksi jamur teratasi.
    Anak usia > 2 tahun: 3.3-6.6 mg / kg berat badan diminum sekali sehari. Lanjutkan pengobatan sampai infeksi jamur teratasi.
  • Muzoral Krim
    Dewasa: oleskan ke area yang terkena infeksi, 1-2 kali sehari selama 2-4 minggu.

Cara Penyimpanan:
Simpan pada suhu 20-25°C.

Efek Samping Muzoral

Efek samping yang mungkin terjadi selama penggunaan Muzoral, antara lain:

  • Kulit kemerahan
  • Gatal
  • Ruam.

Kontraindikasi:
Hindari penggunaan Muzoral pada pasien yang memiliki indikasi hipersensitif.

Kategori kehamilan:
Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) mengategorikan Muzoral ke dalam Kategori C:
Studi pada hewan telah menunjukkan efek buruk pada janin (teratogenik atau embriosidal atau lainnya) dan tidak ada studi terkontrol pada wanita atau studi pada wanita dan hewan tidak tersedia. Obat diberikan hanya jika manfaat yang yang diperoleh lebih besar dari potensi risiko pada janin.

Overdosis:

  • Gejala overdosis Ketoconazole antara lain tanda-tanda isufisiensi adrenal misalnya mual parah, muntah, anoreksia, kelemahan, kelelahan berat.
  • Jika terjadi overdosis, berikan pengobatan simtomatik dan suportif (oleh tenaga medis). Dapat dilakukan bilas lambung dalam 1 jam setelah konsumsi. Dapat mempertimbangkan pemberian arang aktif. Dalam kasus-kasus insufisiensi adrenal, berikan hidrokortison dengan infus salin dan glukosa.
Artikel
    Penyakit Terkait