Sukses

Pengertian Mucos

Mucos adalah sediaan obat dalam bentuk tablet, sirup, dan drops yang diproduksi oleh Meprofarm Indonesia. Mucos digunakan untuk mengobati batuk berdahak. Mucos mengandung zat aktif Ambroxol Hydrochloride yang bekerja dengan cara mengencerkan dahak atau lendir.

Keterangan Mucos

  1. Mucos Tablet
    • Golongan: Obat Keras
    • Kelas Terapi: Batuk dan Flu
    • Kandungan: Ambroxol Hydrochloride 30 mg
    • Bentuk: Tablet
    • Satuan Penjualan: Strip
    • Kemasan: Strip @ 10 Tablet
    • Farmasi: Meprofarm Indonesia.
    • Harga: Rp8.500 - Rp20.500/ Strip
  2. Mucos Sirup

    • Golongan: Obat Keras
    • Kelas Terapi: Batuk dan Flu
    • Kandungan: Ambroxol Hydrochloride 15 mg/ 5 mL
    • Bentuk: Sirup
    • Satuan Penjualan: Botol
    • Kemasan: Botol @ 60 mL
    • Farmasi: Meprofarm Indonesia.
    • Harga: Rp16.000 - Rp37.000/ Botol
  3. Mucos Drops

    • Golongan: Obat Keras
    • Kelas Terapi: Batuk dan Flu
    • Kandungan: Ambroxol Hydrochloride 15 mg/mL
    • Bentuk: Sirup Tetes
    • Satuan Penjualan: Botol
    • Kemasan: Botol @ 20 mL
    • Farmasi: Meprofarm Indonesia.
    • Harga: Rp31.000 - Rp75.000/ Botol

Kegunaan Mucos

Mucos digunakan untuk mengobati batuk berdahak.

Dosis & Cara Penggunaan Mucos

Mucos merupakan Golongan Obat Keras, sehingga penggunaanya harus sesuai dengan Resep Dokter.

  1. Mucos Tablet
    • Dewasa: 1 tablet, diminum 2-3 kali sehari.
    • Anak usia 6-12 tahun ½ tablet, diminum 2-3 kali sehari.
  2. Mucopect Sirup
    • Anak usia < 2 tahun: ½ sendok takar (2.5 mL), diminum 2 kali sehari.
    • Anak usia 2-6 tahun: ½ sendok takar (2.5 mL), diminum 3 kali sehari.
    • Anak usia 6-12 tahun: 1 sendok takar (5 mL), diminum 2-3 kali sehari.
  3. Mucopect Drops
    • Anak usia < 2 tahun: dosis 1 mL, diminum 2 kali sehari.

Cara Penyimpanan
Simpan pada suhu dibawah 30 derajat Celcius.

Efek Samping Mucos

Efek samping yang mungkin terjadi adalah:

  • Mual, muntah
  • Diare
  • Perut kembung
  • Mulut atau tenggorokan kering
  • Sakit perut, mulas

Kontraindikasi
Hindari penggunaan pada pasien dengan kondisi:

  • Hipersensitif terhadap kandungan obat

Interaksi Obat
Peningkatan risiko penumpukan sekresi dengan antitusif. Peningkatan konsentrasi serum dengan antibiotik (misal. Cefuroxime, doksisiklin, eritromisin).

Artikel
    Penyakit Terkait