Sukses

Pengertian Mucohexin

Mucohexin adalah obat dalam bentuk tablet dan sirup yang diproduksi oleh Sanbe Farma. Obat ini berfungsi untuk mengatasi dahak atau lendir berlebih pada saluran pernapasan, dan biasa digunakan oleh penderita bronkitis.

Obat Mucohexin mengandung bromhexine hydrochloride yang bekerja dengan cara meningkatkan transportasi lendir dengan mengurangi viskositas lendir, sehingga mampu meredakan batuk dan memudahkan proses keluarnya dahak.

Artikel Lainnya: Cara Ampuh Cegah Penularan Bronkitis di Sekitar Anda

Keterangan Mucohexin

Berikut adalah keterangan obat Mucohexin yang sebaiknya diketahui:

1. Mucohexin Tablet

Mucohexin Tablet

  • Golongan: Obat Bebas Terbatas.
  • Kelas Terapi: Batuk dan Flu.
  • Kandungan: Bromhexine Hydrochloride 8 mg.
  • Bentuk: Tablet.
  • Satuan Penjualan: Strip.
  • Kemasan: Strip @ 4 Tablet.
  • Farmasi: Sanbe Farma.
  • Harga: Rp. 2.000 - Rp. 7.000/ Strip.

2. Mucohexin Suspensi

Mucohexin Suspensi

  • Golongan: Obat Bebas Terbatas.
  • Kelas Terapi: Batuk dan Flu.
  • Kandungan: Bromhexine Hydrochloride 4 mg/5 mL.
  • Bentuk: Suspensi.
  • Satuan Penjualan: Botol.
  • Kemasan: Botol @ 120 mL.
  • Farmasi: Sanbe Farma.
  • Harga: Rp. 16.000 - Rp. 38.000/ Botol.

Kegunaan Mucohexin

Mucohexin digunakan untuk mengatasi dahak berlebih pada saluran pernapasan yang biasa digunakan oleh penderita bronkitis.

Artikel Lainnya: Punya Gejala Mirip, Ini Beda Asma dan Bronkitis

Dosis dan Cara Penggunaan Mucohexin

Mucohexin merupakan obat keras yang harus menggunakan resep dokter.

Secara umum, aturan penggunaan obat Mucohexin adalah sebagai berikut:

1. Mucohexin Tablet

  • Dewasa dan anak usia > 10 tahun: 1 tablet diminum 3 kali sehari.
  • Anak usia 5-10 tahun: ½ tablet diminum 3 kali sehari.
  • Anak usia 2-5 tahun: ½ tablet diminum 2 kali sehari.

2. Mucohexin Sirup

  • Dewasa dan anak usia > 10 tahun: 2 sendok teh diminum 3 kali sehari.
  • Anak usia 5-10 tahun: 1 sendok teh diminum 3 kali sehari.
  • Anak usia 2-5 tahun: ½ sendok teh diminum 3 kali sehari.

Cara Penyimpanan Mucohexin

Di bawah 25 derajat Celsius.

Efek Samping Mucohexin

Efek samping yang dapat timbul pada penggunaan Mucohexin, yakni:

  • Signifikan: Jarang, sindrom Stevens-Johnson dan kehilangan lapisan luar kulit (nekrolisis epidermal toksik).
  • Gangguan pencernaan: Mual, muntah, diare, sakit perut bagian atas.
  • Gangguan umum dan kondisi tempat administrasi: Berkeringat.
  • Gangguan sistem kekebalan: Angioedema, biduran, bronkospasme.
  • Gangguan sistem saraf: Sakit kepala, pusing.
  • Gangguan kulit dan jaringan subkutan: Ruam, pruritus.

Artikel Lainnya: Sering Begadang Bisa Picu Bronkitis?

Kontraindikasi

Hindari penggunaan Mucohexin pada pasien dengan kondisi:

  • Obstruksi usus.
  • Peradangan kronis pada usus besar.
  • Riwayat penyakit tukak lambung.
  • Riwayat asma.
  • Gangguan ginjal dan hati berat.
  • Terapi obat batuk pada anak-anak (terutama di bawah 6 tahun) harus dipertimbangkan, karena risiko potensialnya.
  • Wanita hamil serta menyusui.

Kategori Kehamilan

Kategori A: Studi terkontrol yang dilakukan pada wanita hamil tidak memperlihatkan adanya efek samping pada janin. Kemungkinan untuk membahayakan janin tergolong minim.

Peringatan Menyusui

Tidak diketahui apakah bromhexine dapat masuk ke dalam ASI atau tidak. Konsultasikan terlebih dahulu kepada dokter sebelum menggunakan obat.

Artikel
    Penyakit Terkait