Sukses

Pengertian Moretic

Moretic adalah produk obat yang mengandung zat aktif Paracetamol dengan bentuk sediaan sirup yang diproduksi oleh Gracia Pharmindo. Moretic digunakan untuk mengobati demam, nyeri ringan hingga sedang, seperti sakit kepala, sakit gigi. Moretic bekerja dengan cara menghambat pembentukan prostaglandin (dapat menyebabkan nyeri dan demam).

Keterangan Moretic

  • Golongan: Obat Bebas
  • Kelas Terapi: Analgesik (Non-Opioid) dan Antipiretik
  • Kandungan: Paracetamol 60 mg
  • Bentuk: Sirup (drops)
  • Satuan Penjualan: Botol
  • Kemasan: Botol @ 15 mL
  • Farmasi: Gracia Pharmindo.

Kegunaan Moretic

Moretic digunakan menghilangkan sakit kepala, sakit gigi, demam dan nyeri setelah vaksinasi.

Dosis & Cara Penggunaan Moretic

  • Anak-anak 1-2 tahun: 60-120 mg 3-4 kali sehari.
  • Bayi <1 tahun: 60 mg 3-4 kali sehari.

Cara Penyimpanan:
Simpan pada suhu 20-25˚C.

Efek Samping Moretic

Efek samping yang mungkin terjadi adalah:

  • Mual
  • Muntah
  • Sembelit
  • Insomnia
  • Gatal.

Kontraindikasi:
Hindari penggunaan Moretic pada pasien yang memiliki indikasi gangguan fungsi hati berat.

Kategori kehamilan:
Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) mengategorikan Moretic ke dalam Kategori B:
Studi pada reproduksi hewan tidak menunjukkan risiko janin, tetapi tidak ada studi terkontrol pada wanita hamil atau studi reproduksi hewan telah menunjukkan efek buruk (selain penurunan kesuburan) yang tidak dikonfirmasi dalam studi terkontrol pada wanita hamil trimester pertama (dan tidak ada bukti risiko pada trimester berikutnya).

Overdosis:

  • Gejala overdosis Paracetamol yang timbul adalah pucat, mual, muntah, anoreksia, sakit perut, asidosis metabolik, kelainan metabolisme glukosa. Setelah 12-48 jam konsumsi, dapat terjadi kerusakan hati, yang dapat menyebabkan ensefalopati, perdarahan, hipoglikemia, hipotensi, edema serebral, aritmia jantung, dan pankreatitis.
  • Jika terjadi overdosis berikan arang aktif dalam waktu 1 jam konsumsi (oleh tenaga medis). Tentukan konsentrasi plasma Paracetamol ≥ 4 jam setelah konsumsi. Pemberian N-asetilsistein seacra intravena dapat digunakan hingga 24 jam setelah konsumsi (paling efektif jika diberikan dalam 8 jam). Sebagai alternatif, metionin oral juga dapat digunakan jika muntah tidak menjadi masalah.
Artikel
    Penyakit Terkait