Sukses

Pengertian Monuril

Monurill adalah salah satu obat berbentuk sediaan granul yang mengandung Fosfomisin dan diproduksi oleh Tunggal Idaman Abdi. Monurill digunakan untuk mengobati infeksi akut saluran kemih bagian bawah yang tidak terkomplikasi, dan mencegah infeksi saluran kemih pada prosedur transurethral (penyempitan saluran urin). Monurill bekerja dengan menghambat pertumbuhan infeksi bakteri.

Keterangan Monuril

  • Golongan: Obat Keras.
  • Kelas Terapi: Anitibiotik.
  • Kandungan: Fosfomisin 3 g.
  • Bentuk: Granul.
  • Satuan Penjualan: Sachet.
  • Kemasan: Sachet 1 Gram.
  • Farmasi: Tunggal Idaman Abdi.
  • Harga: Rp184.000 - Rp308.000/ Box

Kegunaan Monuril

Monuril digunakan untuk mengobati infeksi akut saluran kemih bagian bawah.

Dosis & Cara Penggunaan Monuril

Monuril merupakan golongan obat keras. Obat ini memerlukan resep dokter untuk pembelian serta penggunaannya.

  • Pengobatan Infeksi Saluran Kemih (ISK) rendah akut tanpa komplikasi
    • Dewasa ≥18 tahun: 3 g sebagai dosis tunggal.
  • Pencegahan infeksi saluran kemih
    • Berikan dosis pertama 3 jam sebelum intervensi dan dosis kedua 24 jam setelah yang pertama.

Cara Penyimpanan
Simpan pada suhu dibawah 30 derajat Celcius.

Efek Samping Monuril

Efek samping penggunaan Monuril yang mungkin terjadi adalah:

  • Diare
  • Sakit kepala
  • Mual dan muntah
  • Nyeri pungung
  • Dismenorea
  • Pusing
  • Nyeri perut

Kontraindikasi
Hindari penggunaan Monuril pada pasien yang memiliki indikasi:

  • Hipersensitif (reaksi alergi)
  • Gangguan fungsi ginjal (CrCl <80 mL / menit)

Interaksi Obat
Tidak boleh diberikan bersamaan dengan Metoclopramide.

Kategori Kehamilan
Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) mengkategorikan Monuril ke dalam Kategori B:
Studi pada reproduksi hewan tidak menunjukkan risiko janin, tetapi tidak ada studi terkontrol pada wanita hamil atau studi reproduksi hewan telah menunjukkan efek buruk (selain penurunan kesuburan) yang tidak dikonfirmasi dalam studi terkontrol pada wanita hamil trimester pertama (dan tidak ada bukti risiko pada trimester berikutnya).

Perhatian Menyusui
Tidak direkomendasikan untuk ibu menyusui.

Artikel
    Penyakit Terkait