Sukses

Pengertian Molexdryl

Molexdryl merupakan obat yang mengandung difenhidramin HCl, ammonium klorida, natrium sitrat, dan menthol. Molexdeyl digunakan untuk meredakan batuk, dan nyeri pada kerongkongan akibat batuk atau gejala lain yang timbul pada saluran pernafasan seperti bersin-berin dan gatal pada area tenggorokan.

Keterangan Molexdryl

  • Golongan: Obat Bebas Terbatas
  • Kelas Terapi: Antihistamin dan Antialergi
  • Kandungan: Difenhidramin HCl 12,5 mg, Sodium Sitrat 50 mg, Ammonium Klorida 125 mg, Mentol 1 mg.
  • Bentuk: Sirup
  • Satuan penjualan: Botol.
  • Kemasan: Botol @ 60 mL
  • Farmasi: Molex Ayus

Kegunaan Molexdryl

Molexdryl merupakan obat yang digunakan untuk meredakan batuk, bersin-bersin, meredakan rasa gatal pada rongga hidung dan tenggorokan.

Dosis & Cara Penggunaan Molexdryl

  • Di atas 12 tahun: 5 mL-10 ml (1-2 sendok takar).
  • Anak 6-12 tahun: 2.5 ml (1/2 sendok takar)

Efek Samping Molexdryl

  • Hipersensitifitas (mual,muntah, diare, gatal, terbentuk ruam, bengkak disekitar area muka
  • Menyebabkan kantuk

Kontraindikasi

  • Pasien yang memiliki riwayat hipersensitif terhadap salah satu komposisi dari molexdryl.
  • Tidak boleh diberikan pada pasien dengan riwayat asma (Kondisi ketika saluran udara meradang, sempit dan membengkak, dan menghasilkan lendir berlebih sehingga menyulitkan bernapas), glaukoma sudut tertutup (penyakit serius yang membuat tekanan di dalam mata Anda (disebut juga tekanan intraokular) mendadak naik, hipertrofi prostat (atau pembesaran prostat jinak adalah suatu kondisi ketika kelenjar prostat mengalami pembengkakan yang bukan kanker), tukak peptik (suatu luka pada lapisan mukosa duodenum (bagian atas dari usus kecil) atau lambung), obstruksi leher kandung kemih (penyumbatan yang terjadi pada pangkal kandung kemih), porfiria (Gangguan akibat penumpukan bahan kimia tertentu yang terkait dengan protein sel darah merah).
  • Tidak boleh diberikan pada bayi yang baru lahir prematur dan menyusui.

Interaksi Obat
Jangan minum alkohol dan obat-obatan lain yang menyebabkan depresi sistem saraf pusat atau obat penenang karena dapat menambah efek kantuk obat ini.

Artikel
    Penyakit Terkait