Sukses

Pengertian Mixtard 30 HM

Mixtard 30 HM adalah sediaan insulin yang mengandung human insulin. Mixtard 30 HM digunakan untuk terapi insulin pada pasien yang terindikasi diabetes melitus. Pada penderita diabetes melitus, penderita tidak bisa memproduksi insulin. Insulin sangat berperan penting dalam metabolisme tubuh karena dapat mengubah glukosa yang berasal dari makanan mejadi energi, apabila glukosa tidak bisa diubah menjadi energi maka kadar gula dalam darah bertambah dan menyebabkan banyak penyakit.

Keterangan Mixtard 30 HM

  1. Mixtrad 30 HM 10 mL Vial
    • Golongan: Obat Keras
    • Kelas Terapi: Antidiabetes
    • Kandungan: Insulin Human 100 IU/mL
    • Bentuk: Cairan Injeksi
    • Satuan Penjualan: Vial
    • Kemasan: Box, 1 Vial @ 10 mL
    • Farmasi: Beta Pharmacon
    • Harga: Rp325.000 - Rp405.000/ Box
  2. Mixtrad 30 HM Prefilled Pen
    • Golongan: Obat Keras
    • Kelas Terapi: Antidiabetes
    • Kandungan: Insulin Human 100 IU/mL
    • Bentuk: Cairan Injeksi
    • Satuan Penjualan: Prefilled Pen
    • Kemasan: Prefilled Pen @ 3 mL
    • Farmasi: Beta Pharmacon
    • Harga: Rp132.000 - Rp196.000/ Pcs

Kegunaan Mixtard 30 HM

Mixtrad 30 HM di gunakan sebagai terapi insulin pada pasien yang terindikasi diabetes melitus.

Dosis & Cara Penggunaan Mixtard 30 HM

Mixtard 30 HM merupakan golongan obat keras. Obat ini memerlukan resep dokter untuk pembelian serta penggunaannya.

  • Dosis penggunaan mixtard 30 HM bersifat individu, disuntikan melalui sub kutan (melalui bawah kulit).
  • 0.3-1 IU/kg berat badan per hari.

Cara Penyimpanan
Simpan pada suhu antara 2-8 derajat Celcius. Jangan dibekukan.

Efek Samping Mixtard 30 HM

Efek samping penggunaan Mixtard 30 HM yang mungkin terjadi adalah:

  • Hipoglikemia (penurunan kadar gula darah)
  • Reaksi anafilaksis (ruam gatal, pembengkakan tenggorokan, sakit kepala ringan)

Kontraindikasi
Tidak boleh di berikan pada pasien yang memiliki riwayat hipersensitif terhadap Mixtard 30 HM.

Interaksi Obat

  • Menurunkan insulin apabila diberikan bersama obat-obat hipoglikemik oral, MAOI, alkohol, penyekat β nonselektif, ACE inhibitor, salisilat, steroid anabolik, & sulfonamid.
  • Oktreotid atau lanreotid dpt meningkatkan & menurunkan kebutuhan akan insulin.
  • Golongan penyekat β dpt menutupi gejala-gejala hipoglikemia. 
Artikel
    Penyakit Terkait