Sukses

Pengertian Misotab

Misotab adalah obat yang mengandung Misoprostol sebagai zat aktifnya. Misotab adalah zat yang dapat mengurangi kadar asam lambung yang berlebih  dan melindungi lambung dari kerusakan akibat penggunaan obat OAINS (obat anti inflamasi non steroid), seperti aspirin, ibuproden, naproxen, celecoxib, diklofenak, meloxicam dan lain lain. Misotab merupakan tablet dispersi, sehingga penggunaannya dapat dilarutkan dengan segelas air putih.

Keterangan Misotab

  • Golongan: Obat Keras
  • Kelas terapi: Antasid, antireflux, anti ulceran
  • kandungan: Misoprostol dispersi 200 mcg
  • Bentuk: Tablet
  • Satuan Penjualan: Strip.
  • Kemasan: Box, 2 Strip @ 10 Tablet dan 12 Tablet
  • Farmasi: Etercon Pharma

Kegunaan Misotab

Misotab digunakan untuk mengobati tukak lambung dan duodenum; tukak yang diinduksi oleh obat NSAID dan pencegahan tukak lambung yang diinduksi OAINS.

Dosis & Cara Penggunaan Misotab

Misotab merupakan obat yang termasuk ke dalam golongan obat keras sehingga pada setiap pembeliannya harus menggunakan resep dokter. Selain itu, dosis penggunaan Misotab juga harus dikonsultasikan dengan dokter dan apoteker terlebih dahulu sebelum digunakan, karena dosis penggunaannya berbeda-beda setiap individu tergantung berat tidaknya penyakit yang diderita.

  1. Tukak lambung dan duodenum; Ulserasi terkait NSAID
    4 tablet/ hari dalam 2-4 dosis terbagi untuk setidaknya selama 4 minggu, dapat dilanutkan hingga 8 minggu jika diperlukan.
  2. Pencegahan tukak lambung yang diinduksi OAINS
    1 tablet, diminum 2-4 kali, dosis dapat dikurangi hingga 1/2 tablet diminum 4 kali sehari.

Cara Penyimpanan
Simpan pada suhu atau suhu di bawah 25 ° C.

Efek Samping Misotab

Efek samping penggunaan Misotab yang mungkin terjadi adalah diare, dispepsia, nyeri perut bagian atas, mual dan muntah, terbentuk ruam, pusing, sakit kepala, meningkatkan kontraksi uterus, pendarahan yang tidak normal pada vagina.

Kontraindikasi
Hindari penggunaan Misotab pada pasien dengan kondisi:

  • Pasien yang hipersensitif terhadap Misotab.
  • Wanita hamil


Interaksi Obat
Obat golongan antasida yang mengandung magnesium dapat memperburuk diare yang disebabkan oleh Misotab.

Kategori Kehamilan
Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) mengategorikan Misoprostol ke dalam Kategori X:
Studi pada hewan atau manusia telah menunjukkan kelainan pada janin atau ada bukti risiko pada janin berdasarkan pengalaman manusia. Risiko penggunaan obat ini pada wanita hamil jelas melebihi manfaat yang diharapkan. Obat ini dikontraindikasikan pada wanita hamil dan wanita usia subur yang memiliki kemungkinan hamil.

Overdosis

  • Pemberian Misoprostol yang melebihi dosis yang dianjurkan akan menimbulkan gejala, seperti kejang, gemetar, dyspnoea, diare, sakit perut, demam, jantung berdebar, hipotensi, bradikardia.
  • Jika terjadi overdosis, segera lakukan pengobatan suportif (Dibantu oleh tenaga medis profesional).
Artikel
    Penyakit Terkait