Sukses

Pengertian Mirzap

Mirzap adalah obat antidepresan yang di produksi oleh Novell Pharmaceutical Lab. Obat ini mengandung Mirtazapine yang di indikasikan untuk mengobati depresi. Mirtazapine merupakan antidepresan tetrasiklik piperazinoazepine, bekerja dengan meningkatkan aktivitas noradrenergik dan serotonergik melalui blokade reseptor α2 reseptor adrenergik presinaptik pusat.

Keterangan Mirzap

  • Golongan: Obat Keras
  • Kelas Terapi: Antidepresan
  • Kandungan: Mirtazapine 30 mg
  • Bentuk: Tablet Salut Selaput
  • Satuan Penjualan: Strip
  • Kemasan: Box, 3 Strip @10 Tablet Salut Selaput
  • Farmasi: Novell Pharmaceutical Lab.
  • Harga: Rp492.000 - Rp600.000/ Box

Kegunaan Mirzap

Mirzap di indikasikan untuk sebagai pengobatan antidepresi.

Dosis & Cara Penggunaan Mirzap

Mirzap merupakan golongan obat keras. Obat ini memerlukan resep dokter untuk pembelian serta penggunaannya.

  • Dosis: 15 mg / hari; dosis dapat di tingkatkan secara bertahap tergantung dari respons pasien.
  • Dosis Umum: 15-45 mg / hari dalam 1-2 dosis terbagi.

Cara Penyimpanan
Simpan pada suhu antara 20-25 derajat Celcius.

Efek Samping Mirzap

Efek samping penggunaan Mirzap yang mungkin terjadi adalah:

  • Menambah nafsu makan dan berat badan
  • Kantuk atau sedasi
  • Pusing, sakit kepala
  • Peningkatan kadar enzim hati; penyakit kuning.
  • Penurunan tekanan darah yang terjadi tiba-tiba
  • Gelisah, halusinasi, kesemutan
  • Kejang, tremor, sindrom kaki gelisah
  • Nyeri otot, nyeri sendi

Overdosis

  • Gejala: Disorientasi (perubahan kondisi mental), efek penenang yang berkepanjangan, gangguan memori, takikardia (denyut jantung diatas normal) dan hipertensi ringan atau hipotensi.
  • Penatalaksanaan: Pengobatan simtomatik. Dapat dilakukan lavage lambung. Penanganan pasien overdosis hanya dapat dilakukan oleh tenaga medis profesional.

Kontraindikasi
Hindari penggunaan bersamaan atau dalam 14 hari setelah penghentian MAOI termasuk linezolid dan metilen biru intravena.

Interaksi Obat

  • Potensiasi efek sedatif jika di berikan bersamaan dengan alkohol atau benzodiazepin.
  • Meningkatkan kadar plasma jika di berikan bersamaan dengan inhibitor CYP3A4 yang poten (misalnya: Inhibitor HIV-protease, antijamur azole termasuk ketoconazole, erythromycin, nefazodone).
  • Mengurangi kadar plasma jika di berikan bersamaan dengan carbamazepine dan penginduksi CYP3A4 lainnya.
  • Meningkaktan bioavailabilitas jika di berikan bersamaan dengan simetidin.
  • Berpotensi Fatal: Jangan digunakan bersamaan dengan atau dalam 2 minggu penghentian MAOI; setidaknya 1 minggu harus lewat antara penghentian mirtazapine dan memulai obat apa pun yang dapat memicu reaksi serius (misalnya: fenelzin).

Kategori Kehamilan
Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) mengkategorikan Mirzap ke dalam Kategori C:
Studi pada hewan telah menunjukkan efek buruk pada janin (teratogenik atau embriosidal atau lainnya) dan tidak ada studi terkontrol pada wanita atau studi pada wanita dan hewan tidak tersedia. Obat diberikan hanya jika manfaat yang yang diperoleh lebih besar dari potensi risiko pada janin.

Artikel
    Penyakit Terkait