Sukses

Pengertian Methisoprinol

Methisoprinol adalah obat antivirus berbentuk tablet dan sirup. Obat ini mengandung Methisoprinol yang diindikasikan untuk pengobatan infeksi virus sistemik, mengobati kutil kelamin, dan mengobati infeksi mukokutan (berkaitan dengan selaput lendir dan kulit) akibat infeksi virus herpes.

Keterangan Methisoprinol

  1. Methisoprinol Tablet
    • Golongan: Obat Keras
    • Kelas Terapi: Antivirus
    • Kandungan: Methisoprinol 500 mg
    • Bentuk: Tablet
    • Satuan Penjualan: Strip
    • Kemasan: Dus, 5 strip @ 10 tablet
    • Farmasi: Phapros; Dexa Medica; Nulab Pharmaceutical Indonesia
    • Merk dagang yang beredar di Indonesia: Maxprinol, Isoprinosine, Viridis, Nuprinol, Methopi
    • Harga: Rp. 25.000 - Rp. 96.000/ Strip
  2. Methisoprinol Sirup
    • Golongan: Obat Keras
    • Kelas Terapi: Antivirus
    • Kandungan: Methisoprinol 250 mg/ 5 ml
    • Bentuk: Sirup
    • Satuan Penjualan: Botol
    • Kemasan: Dus, Botol @ 60 ml
    • Farmasi: Phapros; Pertiwi Agung; Dexa Medica; Tropica Mas Pharmaceuticals
    • Merk dagang yang beredar di Indonesia: Isoprinosine, Nuprinol, Inoprin, Isprinol, Methopi, Lanavir
    • Harga: Rp. 46.000 - Rp. 90.000/ Botol

Kegunaan Methisoprinol

Methisoprinol digunakan untuk pengobatan infeksi virus sistemik, mengobati kutil kelamin, dan mengobati infeksi mukokutan (berkaitan dengan selaput lendir dan kulit) akibat infeksi virus herpes.

Dosis & Cara Penggunaan Methisoprinol

Methisoprinol merupakan golongan obat keras. Obat ini memerlukan resep dokter untuk pembelian serta penggunaannya.

  1. Methisoprinol Tablet
    • Dewasa: 2 tablet, di minum 3-4 x sehari.
    • Anak: 1 tablet, di minum 3-4 x sehari.
  2. Methisoprinol Sirup
    • Dewasa: 4 sendok takar, diminum 3-4 x sehari.
    • Anak: 2 sendok takar, di minum 3-4 x sehari.

Cara Penyimpanan
Simpan pada suhu dibawah 25 derajat Celcius.

Efek Samping Methisoprinol

Efek samping penggunaan Methisoprinol yang mungkin terjadi adalah:

  • Mual, muntah
  • Gatal
  • Sakit kepala
  • Diare
  • Vertigo
  • Sembelit
  • Peningkatan sementara kadar asam urat urin & serum

Kontraindikasi
Hindari penggunaan pada pasien dengan kondisi:

  • Pasien dengan penyakit jantung, pasien dengan penyakit gout
  • 4 bulan pertama kehamilan
  • Pasien yang memiliki riwayat hipersensitif terhadap methisoprinol
Artikel
    Penyakit Terkait