Sukses

Pengertian Metham

Metham merupakan obat yang di produksi oleh Promedrahardjo Farmasi Industri. Obat ini mengandung ethambutol HCl, Isoniazid, pyridoxine HCl yang diindikasikan untuk pasien yang baru di diagnosis Tuberculosis dengan hasil laboratorium bacillus tahan asam positif, Tuberculosis dengan hasil laboratorium bacillus tahan asam negatif dengan luas parenkim, kasus baru basil tahan asam yang parah, meningitis, danTuberculosis milier.

Keterangan Metham

  • Golongan: Obat Keras
  • Kelas Terapi: Anti Tuberculosis
  • Kandungan: Ethambutol HCl, Isoniazid, pyridoxine HCl
  • Bentuk: Kaplet Salut Selaput
  • Satuan Penjualan: Strip
  • Kemasan: Dus, 5 strip @ 10 kaplet salut selaput
  • Farmasi: Promedrahardjo Farmasi Industri.

Kegunaan Metham

Metham digunakan untuk pasien yang baru di diagnosis Tuberculosis dengan bacillus tahan asam positif, Tuberculosis dengan bacillus tahan asam negatif dengan luas parenkim, kasus baru basil tahan asam yang parah, meningitis dan Tuberculosis milier.

Dosis & Cara Penggunaan Metham

Metham merupakan obat yang termasuk ke dalam golongan obat keras sehingga pada setiap pembelian nya harus menggunakan resep Dokter. Selain itu, dosis penggunaan metham juga harus dikonsultasikan dengan Dokter terlebih dahulu sebelum digunakan, karena dosis penggunaan nya berbeda-beda setiap individu tergantung berat tidaknya penyakit yang diderita.

Tuberculosis baru dengan bacillus tahan asam positif, Tuberculosis baru dengan bacillus tahan asam negatif dengan luas parenkim, kasus baru basil tahan asam ekstra parah, meningitis & Tuberculosis milier

  • Fase awal (2 bulan): 1½ tablet Metham + 1 tablet rifampisin 450 mg + 3 tablet pyrazinamide 500 mg diberikan setiap hari selama 2 bulan.
  • Fase lanjut (4 bulan): 1 tablet rifampisin 450 mg + 1 tablet isoniazid 300 mg diberikan setiap hari selama 4 bulan atau 1 tablet rifampisin 450 mg + 3 tablet isoniazid 300 mg diberikan 3 kali seminggu selama 4 bulan.
  • Tuberculosis Baru Fase awal (3 bulan): 1½ tablet Metham + 1 dosis rifampisin 450 mg + 3 tablet pirazinamid 500 mg + 1 tablet streptomisin 750 mg injeksi diberikan setiap hari untuk 2 bulan ke-1, di lanjutkan 1½ tablet Metham + 1 tablet rifampisin 450 mg + 3 tablet pyrazinamide 500 mg diberikan setiap hari untuk 1 bulan berikutnya.
  • Fase lanjut (5 bulan): 1½ tablet Metham + 1 tablet rifampisin 450 mg diberikan setiap hari selama 5 bulan.

Efek Samping Metham

  • Isonizid: Gangguan fungsi hati dan SSP.
  • Etambutol: Terkadang menimbulkan neuritis retrobulbar (inflamasi yang mengenai nervus yang terletak di belakang bola mata), artralgia (nyeri sendi).

Kontraindikasi
Hipersensitif terhadap isoniazid dan etambutol, pasien dengan diagnosa hepatitis, kerusakan hati yang parah, neuritis optik, gangguan fungsi ginjal, epilepsi, alkoholisme kronis.

Interaksi Obat
Preparat yang mengandung Bentonit, difenilhidantoin, disulfiram.

Artikel
    Penyakit Terkait