Sukses

Pengertian Metaneuron

Metaneuron adalah salah satu obat berbentuk kaplet yang mengandung Methampyrone dan Diazepam, obat ini diproduksi oleh Pharos. Metaneuron digunakan untuk meredakan gejala nyeri sedang sampai dengan berat, terutama kolik dan nyeri pasca operasi. Metaneuron termasuk dalam golongan Anti Inflamasi Non Steroid (AINS), kelas obat yang digunakan untuk mengurangi rasa sakit, mengurangi demam, mencegah pembekuan darah dan dalam dosis yang lebih tinggi, mengurangi peradangan.

Keterangan Metaneuron

  • Golongan: Obat Psikotropik
  • Kelas Terapi: Obat Anti Inflamasi Non Steroid
  • Kandungan: Metampyrone 500 mg, diazepam 2 mg
  • Bentuk: Kaplet
  • Satuan Penjualan: Strip
  • Kemasan: Dus, 30 strip @ 30 kaplet salut selaput
  • Farmasi: Pharos
  • Harga: Rp. 50.000 - Rp. 70.000/ Strip

Kegunaan Metaneuron

Metaneuron digunakan untuk meringankan rasa sakit dan demam.

Dosis & Cara Penggunaan Metaneuron

Metaneuron merupakan obat yang termasuk ke dalam golongan obat Psikotropik, sehingga pada setiap pembeliannya harus menggunakan resep dokter. Selain itu, dosis penggunaan metaneuron juga harus dikonsultasikan dengan dokter terlebih dahulu sebelum digunakan, karena dosis penggunaannya berbeda-beda setiap individu tergantung berat tidaknya penyakit yang diderita.

Dosis: 1 kaplet, di minum 3 x sehari. Diminum sesudah makan.

Cara Penyimpanan
Simpan pada suhu dibawah 30 derajat Celcius.

Efek Samping Metaneuron

Efek samping penggunaan Metaneuron yang mungkin terjadi adalah:

  • Lelah
  • Mengantuk
  • Vertigo
  • Ataksia (gangguan gerakan tubuh yang disebabkan masalah pada otak)
  • Agranulositosis
  • Konstipasi (sembelit)
  • Depresi
  • Diplopia (gangguan penglihatan)
  • Hipotensi (tekanan darah rendah)
  • Jaundice (penyakit kuning)
  • Perubahan libido (gairah seksual)
  • Mual
  • Tremor (gemetar)
  • Retensi urin

Kontraindikasi
Hindari penggunaan pada pasien dengan kondisi:

  • Kehamilan dan ibu menyusui
  • Pasien dengan tekanan darah sistolik < 100 mmHg
  • Gangguan pernapasan
  • Gangguan paru akut
  • Glaukoma sudut sempit
  • Psikosis (keadaan mental yang terganggu oleh delusi atau halusinasi) akut

Interaksi Obat
Alkohol dapat meningkatkan efek depresan, atau obat penekan saluran saraf pusat.

Artikel
    Penyakit Terkait