Sukses

Pengertian Melocon

Melocon adalah sediaan obat luar berbentuk krim yang memiliki komposisi Mometasone furoate 0.1%. Melocon berfungsi untuk meredakan peradangan yang terjadi pada kulit, rasa gatal pada kulit, jaringan kulit yang menjadi bersisik, dan penyakit kulit lainnya. Melocon termasuk dalam obat golongan kortikosteroid yang bekerja dengan cara meredakan proses peradangan pada bagian tubuh tertentu dan bekerja pada lokasi tubuh tertentu saja. Efek setempat ini membuat Melocon cukup aman digunakan oleh pengguna dan jarang menimbulkan efek samping serius.

Keterangan Melocon

  • Golongan: Obat Keras.
  • Kelas Terapi: Obat kortikosteroid.
  • Kandungan: Mometasone Furoate 0.1%.
  • Bentuk: Krim.
  • Satuan Penjualan: Tube.
  • Kemasan: Dus, 1 Tube 10g.
  • Farmasi: Pyridam Farma.
  • Harga: Rp. 80.000 - Rp. 124.000/ Tube

Kegunaan Melocon

Melocon dapat digunakan untuk meredakan peradangan yang terjadi pada kulit yang responsif terhadap kortikosteroid.

Dosis & Cara Penggunaan Melocon

Melocon merupakan obat yang termasuk ke dalam golongan obat keras sehingga pada setiap pembelian nya harus menggunakan resep Dokter. Selain itu, dosis penggunaan Melocon juga harus dikonsultasikan dengan Dokter terlebih dahulu sebelum digunakan, karena dosis penggunaan nya berbeda-beda setiap individu nya tergantung berat tidaknya penyakit yang diderita.

Dosis penggunaan: Oleskan Melocon krim 1x sehari pada kulit yang sakit.

Cara Penyimpanan
Simpan pada suhu antara 2-30 derajat Celcius.

Efek Samping Melocon

Efek samping penggunaan Melocon yang mungkin terjadi adalah:

  • Timbulnya kemerahan pada area kulit
  • Rasa panas terbakar pada kulit

Kotraindikasi

  • Tidak digunakan pada pasien yang memiiliki riwayat TBC kulit
  • Tidak digunakan pada pasien yang memiliki jerawat
  • Tidak digunakan pada pasien yang memiliki penyakit infeksi jamur

Interaksi Obat
Penggunaan bersama dengan Ketoconazole akan dapat meningkatkan efek samping dari Mometasone tersebut.

Kategori Kehamilan
Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) mengkategorikan Melocon ke dalam Kategori C:
Studi pada hewan telah menunjukkan efek buruk pada janin (teratogenik atau embriosidal atau lainnya) dan tidak ada studi terkontrol pada wanita atau studi pada wanita dan hewan tidak tersedia. Obat diberikan hanya jika manfaat yang yang diperoleh lebih besar dari potensi risiko pada janin.

Artikel
    Penyakit Terkait