Sukses

Pengertian Melet

Melet adalah sediaan obat yang mengandung zat aktif Meloxicam, Melet termasuk dalam golongan obat antiinflamasi nonsteroid (AINS). Melet digunakan untuk mengobati radang sendi dan dapat mengurangi rasa sakit, pembengkakan, dan nyeri sendi. Melet tersedia dalam bentuk sediaan kaplet, obat ini diproduksi oleh Tropica Mas.

Keterangan Melet

  • Golongan: Obat Keras.
  • Kelas Terapi: Antiinflamasi Nonsteroid (AINS).
  • Kandungan: Meloxicam 15 mg.
  • Bentuk: Kaplet.
  • Satuan Penjualan: Strip.
  • Kemasan: Box, 10 Strip @10 Kaplet.
  • Farmasi: Tropica Mas.

Kegunaan Melet

Melet digunakan untuk mengobati radang sendi, serta dapat digunakan untuk mengurangi rasa sakit, pembengkakan, dan nyeri sendi.

Dosis & Cara Penggunaan Melet

Melet termasuk dalam golongan Obat Keras, maka dari itu penggunaan obat ini harus dengan Anjuran dan Resep dokter:

  1. Rematik artritis
    Dosis: 1 kaplet diminum 1 kali sehari. Dosis dapat dikurangi menjadi 1/2 kaplet diminum 1 kali sehari.
  2. Osteoartritis
    Dosis: 1/2 kaplet diminum 1 kali sehari. Dosis dapat ditingkatkan menjadi 1 kaplet diminum 1 kali sehari.

Cara Penyimpanan
Simpan pada suhu 25°C. Lindungi dari kelembapan.

Efek Samping Melet

Efek samping yang mungkin terjadi selama penggunaan Melet adalah:

  • Pusing
  • Dispepsia (nyeri perut bagian atas)
  • Sakit kepala
  • Edema (pembengkakan)
  • Perut kembung
  • Nyeri punggung
  • Kejang otot
  • Ruam
  • Mual
  • Diare
  • Infeksi saluran pernapasan atas
  • Sakit perut
  • Anemia (kekurangan darah)

Kontraindikasi
Hindari penggunaan Melet pada pasien yang memiliki indikasi:

  • Alergi terhadap Aspirin
  • Asma

Interaksi Obat
Berikut adalah beberapa interaksi obat yang umumnya terjadi saat penggunaan Melet:

  • Tidak boleh diberikan bersamaan dengan Warfarin.
  • Dapat mengurangi efek natriuretik dari furosemide dan tiazid.
  • Meningkatkan toksisitas metotreksat.
  • Dapat meningkatkan konsentrasi lithium plasma.

Kategori Kehamilan
Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) mengategorikan Melet dalam Kategori C:
Studi pada hewan telah menunjukkan efek buruk pada janin (teratogenik atau embriosidal atau lainnya) dan tidak ada studi terkontrol pada wanita atau studi pada wanita dan hewan tidak tersedia. Obat diberikan hanya jika manfaat yang yang diperoleh lebih besar dari potensi risiko pada janin.

Overdosis

  • Gejala overdosis Meloxicam antara lain lesu, kantuk, mual, muntah, nyeri epigastrium, perdarahan gastrointestinal, jarang terjadi: hipertensi, gagal ginjal akut, disfungsi hati, depresi pernapasan, koma, kejang-kejang, kolaps kardiovaskular, dan henti jantung.
  • Jika terjadi overdosis, lakukan pengobatan simtomatik dan suportif (oleh tenaga medis). Pemberian arang aktif dan / atau induksi emesis (muntah) dapat dipertimbangkan dalam waktu 4 jam setelah konsumsi. Dapat diberikan 4 g colestyramine oral untuk mempercepat pembersihan.
Artikel
    Penyakit Terkait