Sukses

Pengertian Megestrol Acetate

Megestrol Acetate adalah obat generik yang diproduksi oleh Pratapa Nirmala. Megestrol Acetate digunakan sebagai pengobatan pada pasien kanker dan HIV AIDS yang mengalami anoreksia dan cachexia (penurunan berat badan yang ekstrim). Megestrol Acetate digunakan untuk membantu meningkatkan berat badan terkait dengan keganasan kanker yang ditandai dengan hilangnya nafsu makan (anoreksia), pengecilan otot rangka, dan berkurangnya jaringan adiposa.

Keterangan Megestrol Acetate

  • Golongan: Obat Keras
  • Kelas Terapi: Obat Kanker
  • Kandungan: Megestrol Acetate 200 mg/ 5 mL
  • Bentuk: Suspensi
  • Satuan Penjualan: Botol
  • Kemasan: Box, 1 Botol @ 100 mL
  • Farmasi: Pratapa Nirmala

Merk dagang yang beredar di Indonesia:
Tracetate, Lutenyl.

Kegunaan Megestrol Acetate

Megestrol Acetate digunakan sebagai pengobatan pada pasien kanker dan HIV AIDS yang mengalami anoreksia dan cachexia (penurunan berat badan yang ekstrim).

Dosis & Cara Penggunaan Megestrol Acetate

Megestrol Acetate termasuk dalam golongan Obat Keras, maka dari itu penggunaan obat ini harus dengan anjuran resep dokter:

  • Dosis: (20 mL) 4 sendok takar, diminum 1 kali sehari.
  • Lansia dan pasien dengan gagal ginjal kronik: Awalnya (10 mL) 2 sendok takar diminum 1 kali sehari.

Cara Penyimpanan
Simpan pada suhu ruangan.

Efek Samping Megestrol Acetate

Efek samping yang mungkin terjadi selama penggunaan Megestrol Acetate, antara lain:

  • Mual, muntah.
  • Edema (pembengkakan).
  • Jarang, fenomena tromboemboli, gagal jantung, hipertensi, flare tumor (dengan atau tanpa hiperkalsemia), hiperglikemia, alopesia (kebotakan), sindrom carpal tunnel, dan ruam.

Kontraindikasi
Hindari penggunaan Megestrol Acetate pada pasien yang memiliki indikasi:
Tes diagnostik untuk kehamilan (terutama selama 4 bulan ke-1).

Kategori Kehamilan
Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) mengategorikan Megestrol Acetate ke dalam Kategori X:
Studi pada hewan atau manusia telah menunjukkan kelainan pada janin atau ada bukti risiko pada janin berdasarkan pengalaman manusia. Risiko penggunaan obat ini pada wanita hamil jelas melebihi manfaat yang diharapkan. Obat ini dikontraindikasikan pada wanita hamil dan wanita usia subur yang memiliki kemungkinan hamil.

Artikel
    Penyakit Terkait