Sukses

Pengertian Megasonum

Megasonum adalah obat yang mengandung deksametason yang masuk ke dalam golongan hormon kortikosteroid (glukokortikoid). Obat ini digunakan untuk mengurangi respon defensif (pertahanan) alami tubuh dan mengurangi gejala, seperti reaksi pembengkakan dan alergi. Megasonum bekerja dengan cara mencegah pelepasan zat-zat di dalam tubuh yang menyebabkan peradangan.

Keterangan Megasonum

  • Golongan: Obat Keras.
  • Kelas Terapi: Hormon Kortikosteroid.
  • Kandungan: Dexamethasone 0.5 mg; Dexamethasone 0.75 mg
  • Bentuk: Kaplet.
  • Satuan Penjualan: Strip; Botol Plastik.
  • Kemasan: Strip @ 10 Kaplet; Botol Plastik @ 100 Kaplet.
  • Farmasi: Mega Esa Farma.
  • Harga Megasonum 0.5 mg: Rp. 1.500 - Rp. 5.000/ Strip
  • Harga Megasonum 0.75 mg: Rp. 3.000 - Rp. 6.000/ Strip

Kegunaan Megasonum

Megasonum di gunakan untuk membantu mengobati kondisi, seperti: artritis (Radang sendi), gangguan sistem darah/ hormon/ kekebalan tubuh, reaksi alergi, masalah pernapasan, gangguan usus tertentu, kanker tertentu, gangguan kelenjar adrenal (sindrom Cushing).

Dosis & Cara Penggunaan Megasonum

Megasonum merupakan golongan obat keras. Obat ini memerlukan resep dokter untuk pembelian serta penggunaannya

  • Dosis awal: 0.75- 9 mg perhari.
  • Penyakit ringan: diberikan dosis < 0.75 mg, diminum 2-4 kali sehari.
  • Penyakit berat: diberikan dosis > 9 mg, diminum 2-4 kali sehari.

Cara Penyimpanan
Simpan pada suhu dibawah 25 derajat Celcius.

Efek Samping Megasonum

Efek samping penggunaan Megasonum yang mungkin terjadi adalah:

  • Penahanan air dan garam
  • Nafsu makan meningkat
  • Tidak terjadinya menstruasi pada siklus bulanannya
  • Hiperhidrosis (Berkeringat yang berlebihan)
  • Sindrom Cushing (Suatu kondisi yang terjadi akibat paparan tingkat kortisol yang tinggi dalam waktu yang lama)
  • Pembengkakan tungkai kaki
  • Peningkatan tekanan intraokular
  • Pankreatitis akut (peradangan yang terjadi di dalam pankreas dalam waktu yang cukup singkat)
  • Atrofi lokal (pembuangan sebagian atau seluruh bagian tubuh)
  • Pertumbuhan terlambat

Overdosis

  • Gejala: Reaksi anafilaksis dan hipersensitivitas.
  • Penatalaksanaan: Perawatan suportif. Dapat diberikan adrenalin, aminofilin; berikan ventilasi tekanan positif. Penanganan pasien overdosis hanya dapat dilakukan oleh tenaga medis profesional.

Kontraindikasi
Hindari penggunaan pada pasien dengan kondisi:

  • Pasien yang memiliki riwayat hipersensitif terhadap deksametason dan obat golongan kortikosteroid.
  • Pasien yang memiliki riwayat penyakit tukak lambung, osteoporosis, tuberkulosis.

Interaksi Obat
Hindari penggunaan Megasonum bersamaan dengan obat-obat berikut:

  • Phenitoin
  • Fenobarbital
  • Rifampisin
  • Vitamin A
  • Tetrasiklin dan antibiotik lain
  • Tiazid
  • Antikoagulan oral
  • Obat penurun gula darah oral
  • Salisilat dapat berkurang apabila dikombinasi dengan deksametason.

Kategori Kehamilan
Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) mengkategorikan Megasonum ke dalam Kategori C:
Studi pada hewan telah menunjukkan efek buruk pada janin (teratogenik atau embriosidal atau lainnya) dan tidak ada studi terkontrol pada wanita atau studi pada wanita dan hewan tidak tersedia. Obat diberikan hanya jika manfaat yang yang diperoleh lebih besar dari potensi risiko pada janin.

Perhatian Menyusui
Megasonum terserap kedalam ASI. Ibu menyusui disarankan untuk tidak menyusui bayinya selama pengobatan dan selama 2 minggu setelah dosis terakhir.

Artikel
    Penyakit Terkait