Sukses

Pengertian Matsunaflam

Matsunaflam Tablet merupakan salah satu nama dagang dari Sediaan Tablet Diklofenak, obat ini diprosuksi oleh Nufarindo. Matsunaflam digunakan untuk sebagai pereda nyeri, mengurangi gangguan inflamasi (radang), dismenore (nyeri haid), nyeri ringan sampai sedang pasca operasi khususnya ketika pasien juga mengalami peradangan. Matsunaflam Tablet mengandung zat aktif Diclofenac, obat yang termasuk golongan Non-Steroidal Anti-Inflammatory Drug (NSAID).

Keterangan Matsunaflam

  • Golongan: Obat Keras.
  • Kelas Terapi: Non-Steroidal Anti-Inflammatory Drug (NSAID).
  • Kandungan : Diklofenak 50 mg.
  • Bentuk : Tablet.
  • Satuan Penjualan : Strip.
  • Kemasan : Strip @10 Tablet
  • Farmasi : Nufarindo.

Kegunaan Matsunaflam

Matsunaflam digunakan untuk sebagai pereda nyeri, mengurangi gangguan inflamasi (radang), dismenore (nyeri haid), nyeri ringan sampai sedang pasca operasi khususnya ketika pasien juga mengalami peradangan.

Dosis & Cara Penggunaan Matsunaflam

Harus Dengan Resep Dokter.

Dosis dan Cara Penggunaan Matsunaflam:

1. Nyeri akut
Dewasa: Untuk kasus ringan hingga sedang: Sebagai tablet konvensional: 50 mg bid-tid. Sebagai kapsul konvensional dalam bentuk asam: 18-35 mg tid. Sebagai kapsul konvensional dalam bentuk garam K: 25 mg 4 kali sehari. Sebagai tablet pelepasan tertunda: 75-150 mg setiap hari dalam 2-3 dosis terbagi.
Anak:> 14 tahun Sebagai tablet konvensional: 25 mg tid atau 50 mg tawaran.

2. Dismenorea primer
Dewasa: Seperti tablet konvensional: 50 mg tid.

3. Migrain
Dewasa: Sebagai tablet konvensional: Awalnya, 50 mg pada tanda-tanda pertama serangan. Jika gejalanya menetap setelah 2 jam, mungkin perlu dosis tambahan 50 mg. Jika masih diperlukan, minum 50 mg 4-6 jam. Maks: 200 mg setiap hari. Sebagai bubuk untuk larutan oral: Campurkan 50 mg dengan 30-60 mL air. Segera minum.

4. Demam yang berhubungan dengan infeksi telinga, hidung atau tenggorokan (THT), nyeri pasca operasi
Anak: usia lebih 9 tahun ≥35 kg: Sebagai tablet pelepasan tertunda: 2 mg / kg setiap hari dalam 3 dosis terbagi.

Efek Samping Matsunaflam

Efek samping yang mungkin terjadi selama penggunaan Matsunaflam:
1. Mual, muntah
2. Sembelit,
3. Nyeri Perut
4. Diare
5. Kembung
6. Perdarahan / perforasi
7. Mulas
8. Ulkus lambung dan duodenum (luka lambung).

Kontraindikasi:
Hindari penggunaan Matsunaflam Tablet pada pasien yang memiliki indikasi:
1. Hipersensitif atau alergi.
2. Asma.
3. Gagal Jantung.
4. Wanita hamil trimester 3.

Interaksi Obat:
Berikut adalah beberapa Interaksi obat yang umumnya terjadi saat penggunaan Matsunaflam:
1. Peningkatan risiko ulserasi gastrointestinal, perforasi atau perdarahan dengan kortikosteroid l.
2. Peningkatan risiko efek samping terkait dengan glikosida jantung.
3. Peningkatan risiko hiperkalemia dan toksisitas ginjal dengan inhibitor, diuretik, siklosporin, tacrolimus.
4. Peningkatan kadar dan risiko toksisitas dengan digoksin, litium, metotreksat, pemetrexed, fenitoin.
5. Efek menurun dengan colestipol, cholestyramine. Mengurangi efek mifepristone.
6. Peningkatan konsentrasi plasma puncak dengan penghambat CYP2C9 dengan vorikonazol.

Kategori Kehamilan:
Keamanan kehamilan menurut FDA (Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat) mengkategorikan Matsunaflam ke dalam Kategori C dengan penjelasan sebagai berikut: Studi pada binatang percobaan memperlihatkan adanya efek samping pada janin (teratogenik atau embriosidal atau efek samping lainnya) dan belum ada studi terkontrol pada wanita, atau studi terhadap wanita dan binatang percobaan tidak dapat dilakukan. Obat hanya dapat diberikan jika manfaat yang diperoleh melebihi besarnya resiko yang mungkin timbul pada janin. Penelitian pada hewan tidak selalu bisa dijadikan dasar keamanan pemakaian obat terhadap wanita hamil. Belum adanya penelitian klinis yang memadai dan terkendali dengan baik pada ibu hamil membuat pemakaian obat-obat seperti Matsunaflam selama kehamilan tetap harus dikonsultasikan terlebih dahulu dengan Dokter.

Artikel
    Penyakit Terkait