Sukses

Pengertian Mantino

Mantino adalah obat yang mengandung Dimenhydrinate sebagai zat aktifnya. Mantino merupakan obat golongan antihistamin yang dapat mengurangi dan mencegah mual, muntah, pusing yang berhubungan dengan mabuk perjalanan. Dimenhydrinate berkompetisi dengan histamin untuk menduduki reseptor H1.

Keterangan Mantino

  • Golongan: Obat Bebas Terbatas
  • Kelas Terapi: Antiemetik
  • Kandungan: Dimenhidrinat 50 mg
  • Bentuk: Tablet
  • Satuan penjualan: Strip
  • Kemasan: Box, 10 Strip @ 10 Tablet
  • Farmasi: Sampharindo Perdana.

Kegunaan Mantino

Mantino digunakan mengurangi mabuk, muntah dalam perjalanan yang diderita jika mempergunakan kendaraan bermotor kapal, kereta api atau pesawat udara.

Dosis & Cara Penggunaan Mantino

  • Untuk pengobatan: 2 tablet sehari.
  • Untuk anti mabuk: diminum 1/2 jam sebelum perjalanan, bila perlu dapat diulang tiap 4 jam.
  • Dewasa dan Anak di atas 14 tahun: 1 tablet.
  • Anak Anak 8-12 tahun: 1/2 tablet.
  • Anak 5-8 tahun: 1/4 tablet.

Cara Penyimpanan:
Simpan pada suhu 20-25°C, lindungi dari cahaya.

Efek Samping Mantino

Efek samping yang mungkin terjadi yaitu depresi susunan saraf pusat seperti mengantuk, lesu, pusing dan gangguan koordinasi (terutama pada anak-anak), gangguan psikomotor, sakit kepala, efek antimuskarinik seperti mulut kering, retensi urine, pandangan kabur, konstipasi,dan peningkatan refluks lambung, gangguan saluran cerna seperti diare, mual, muntah, dan nyeri epigastrik, aritmia jantung atau palpitasi

Kontraindikasi:
Neonatus (bayi baru lahir) dan pasien dengan riwayat hipersensitif terhadap Dimenhydrinate atau komponennya (diphenhydramine atau 8-chlorotheophylline) tidak boleh diobati dengan Dimenhydrinate.

Interaksi obat:
Beberapa obat mungkin bereaksi dengan Dimenhydrinate, yaitu:

  • Inhibitor MAO (misalnya phenelzine) karena efek samping yang serius, seperti tekanan darah tinggi atau kejang, dapat terjadi
  • Antibiotik yang dapat menyebabkan masalah pendengaran (misalnya, gentamisin, vankomisin) karena Dimenhydrinate dapat menyembunyikan gejala masalah pendengaran.
  • Sodium oxybate (GHB) karena peningkatan durasi tidur dan penurunan kemampuan bernapas yang mungkin terjadi

Kategori kehamilan:
Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) mengategorikan Mantino ke dalam Kategori B:
Studi pada reproduksi hewan tidak menunjukkan risiko janin, tetapi tidak ada studi terkontrol pada wanita hamil atau studi reproduksi hewan telah menunjukkan efek buruk (selain penurunan kesuburan) yang tidak dikonfirmasi dalam studi terkontrol pada wanita hamil trimester pertama (dan tidak ada bukti risiko pada trimester berikutnya).

Overdosis:

  • Gejala overdosis Dimenhydrinate antara lain mengantuk, pupil melebar, muka memerah, eksitasi, halusinasi, kebingungan, ataksia, kejang klonik intermiten, koma, kolaps kardiorespirasi pada anak; ucapan ekstrem dan kesulitan menelan, psikosis, eksitasi SSP (sistem saraf pusat) didahului dengan sedasi, yang mengarah ke siklus eksitasi SSP, kejang pada orang dewasa.
  • Jika terjadi overdosis, berikan pengobatan suportif dan simtomatik (oleh tenaga medis). Lakukan bilas lambung dengan tabung endotrakeal dengan manset mungkin bermanfaat. Bantuan respiratori mekanik mungkin diperlukan. Kejang dapat diobati dengan diazepam pada orang dewasa dan fenobarbital pada anak.
Artikel
    Penyakit Terkait