Sukses

Pengertian Mannitol

Mannitol adalah sediaan Obat Generik Bermerek dengan bentuk sediaan cairan infus. Mannitol digunakan untuk mengobati Edema serebral atau pembengkakan otak, pengurangan tekanan intrakranial, tekanan intraokular yang meningkat. Mannitol sebagai diuretik osmotik dapat digunakan untuk beberapa tujuan berbeda, antara lain: mencegah terhadap gagal ginjal akut, diagnosis banding oliguria (pengeluaran urin kurang dari normal) akut dan penurunan tekanan cairan serebrospinal dan intra-okular. Mannitol bekerja dengan cara meningkatkan keluaran urin dengan menghambat reabsorpsi air dan elektrolit tubular. Sehingga, meningkatkan tekanan osmotik plasma yang memungkinkan air dikeluarkan dari jaringan tubuh.

Keterangan Mannitol

  • Golongan: Obat Keras.
  • Kelas Terapi: Diuretik.
  • Kandungan: Mannitol 20%.
  • Bentuk: Cairan Infus.
  • Satuan Penjualan: Botol.
  • Kemasan: Botol 100 mL; Botol 500 mL.
  • Farmasi: Bernofarm; Mersifarma Trimaku.

Kegunaan Mannitol

Mannitol digunakan sebagai terapi dan pencegahan oliguria pada gagal ginjal akut, edema otak, peningkatan tekanan intrakranial.

Dosis dan Cara Penggunaan Mannitol

Dosis dan Cara Penggunaan Mannitol, harus dilakukan dengan Tenaga Medis Profesional dan Resep Dokter. Dosis penggunaan Mannitol juga harus dikonsultasikan dengan Dokter terlebih dahulu sebelum digunakan, karena dosis penggunaan nya berbeda-beda setiap individu tergantung berat tidaknya penyakit yang diderita.

  1. Edema serebral, Pengurangan tekanan intrakranial yang meningkat, Pengurangan tekanan intraokular yang meningkat
    • Dewasa: di berikan dosis 1,5-2 g / kg berat badan melalui infus selama 30-60 menit.
  2. Fase gagal ginjal
    • Dewasa: di berikan dosis 50-200 g dalam periode 24 jam. Sesuaikan laju infus untuk mempertahankan aliran urin minimal 30-50 mL / jam.
    • Anak: di berikan dosis 0,25-2 g / kg berat badan.
  3. Pengujian fungsi ginjal
    • Dewasa: di berikan dosis 200 mg / kg berat badan melalui infus selama 3-5 menit. Dapat mengulangi dosis uji, jika respons tidak memadai.

 

Efek Samping Mannitol

Gangguan keseimbangan cairan dan elektrolit, haus, sakit kepala, mual, muntah, pusing, demam, sensasi rasa dingin, takikardi (detak jantung cepat), hipertensi, nyeri dada, hiponatremi (kadar natrium dalam darah rendah), dehidrasi.

Kontraindikasi
Hindari penggunaan MannItol pada pasien yang memiliki indikasi:

  • Gagal jantung
  • Edema paru
  • Dehidrasi

Interaksi Obat
Berikut adalah beberapa Interaksi obat yang umumnya terjadi saat penggunaan Manntol :
Peningkatan nefrotoksisitas jika di berikan bersamaan dengan siklosporin.

Kategori Kehamilan
Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) mengkategorikan Mannitol ke dalam Kategori C:
Studi pada hewan telah menunjukkan efek buruk pada janin (teratogenik atau embriosidal atau lainnya) dan tidak ada studi terkontrol pada wanita atau studi pada wanita dan hewan tidak tersedia. Obat diberikan hanya jika manfaat yang yang diperoleh lebih besar dari potensi risiko pada janin.

Artikel
    Penyakit Terkait