Sukses

Golongan: Obat bebas

Nama Generik: Aluminium hidroksida, magnesium, dan simetikon

Harga Magtral Tablet: Rp3.000 - Rp13.000/strip

Harga Magtral Sirup: Rp37.000 - Rp90.500/botol

Harga Magtral Forte: Rp38.000 - Rp73.000/botol

Pengertian Magtral

Peningkatan asam lambung bisa dialami baik oleh orang dewasa maupun anak-anak.

Gejalanya biasanya berupa nyeri lambung dan ulu hati, mual, perut terasa penuh dan kembung.

Pada beberapa kasus, kenaikan asam lambung juga bisa menimbulkan sensasi panas di dada atau gejala yang menyerupai serangan jantung

Nah, gejala akibat kenaikan asam lambung tersebut bisa diatasi dengan Magtral. Nah, Magtral obat apa, sih?

Diproduksi oleh Otto Pharmaceuticals, Magtral adalah obat yang mengandung aluminium hidroksida, magnesium, dan simetikon.

Indikasi Magtral digunakan untuk mengurangi gejala terkait kelebihan asam lambung dan juga gastritis.

Kondisi peradangan lapisan kulit dalam lambung, tukak lambung, tukak usus dua belas jari juga dapat diatasi dengan obat ini.

Obat ini dapat dikonsumsi orang dewasa dan juga anak di atas usia 6 tahun.

Berikut penjelasan lengkap seputar kandungan, dosis, efek samping, dan kegunaan Magtral tablet dan sirup.

Artikel Lainnya: Kenapa Gula Darah Rendah Bikin Mual? Ini Jawabannya

Keterangan Magtral

Magtral

1. Golongan

Obat bebas

2. Kelas terapi

Antasida dan anti-refluks

3. Kandungan

  • Magtral tablet kunyah mengandung aluminium 400 mg, magnesium 400 mg, dan simetikon 80 mg.
  • Magtral sirup mengandung aluminium 250 mg, magnesium 250 mg, dan simetikon 50 mg per 5 ml.
  • Magtral Forte mengandung aluminium 400 mg, magnesium 400 mg, dan simetikon 80 mg per 5 ml.

4. Kemasan

Tablet kunyah 1 strip @10 tablet; suspensi botol @120 ml; dan suspensi forte botol @120 ml.

5. Produksi

Otto Pharmaceutical

Kegunaan Magtral

1. Indikasi

Fungsi Magtral adalah mengurangi gejala-gejala yang berhubungan dengan kelebihan asam lambung, gastritis, tukak lambung, dan tukak usus dua belas jari.

2. Kontraindikasi

Jika Anda memiliki alergi pada salah satu kandungan Magtral, hindari mengonsumsi obat ini.

Penderita gangguan ginjal, batu ginjal, konstipasi parah, gangguan hati, gagal jantung, dan edema sebaiknya juga tidak minum obat ini.

Artikel Lainnya: Jangan Panik, Ini Cara Tepat Menangani Anak yang Muntah

Cek Dosis Umum dan Aturan Minum Magtral

Magtral adalah obat bebas sehingga Anda tidak memerlukan resep dokter untuk membelinya.

Berikut adalah dosis umum dan aturan minum obat Magtral:

  • Magtral suspensi untuk dewasa 3-4 kali sehari sebanyak 1-2 sendok takar (5-10 ml).

Untuk anak, berikan 1/2-1 sendok takar (2.5-5 ml) sebanyak 3 kali sehari. Magtral sirup diminum 1 jam sesudah makan dan menjelang tidur malam.

  • Dosis Magtral tablet untuk orang dewasa sebanyak 1-2 tablet, diminum 3-4 kali sehari.

Untuk anak usia 6-12 tahun berikan 1/2-1 tablet, yang diminum 3-4 kali sehari.

Tablet Magtral diminum 1 jam sebelum makan atau 2 jam setelah makan dan menjelang tidur.

Efek Samping Magtral

Meski tidak selalu, ada beberapa efek samping minum Magtral yang mungkin terjadi, seperti diare atau konstipasi.

Magnesium hidroksida di dalam Magtral juga bisa menyebabkan anemia karena adanya gangguan dalam penyerapan asam folat dan zat besi.

Artikel Lainnya: Kenali Kondisi Dry Heaving, Mual tapi Tidak Muntah saat Hamil

Apa yang Harus Diketahui Sebelum Konsumsi Magtral?

Anda berniat untuk mengonsumsi Magtral? Ketahui dulu beberapa hal ini:

  • Pemilik Riwayat alergi kandungan yang ada di dalam Magtral, sebaiknya hindari mengonsumsi obat ini.
  • Informasikan ke dokter jika Anda sedang dalam keadaan hamil dan menyusui.
  • Hati-hati jika Anda punya riwayat penyakit ginjal atau sedang menjalani diet rendah fosfat. Hindari penggunaan Magtral dalam jangka waktu lama.

Apakah Magtral Bisa Dikonsumsi Ibu Hamil dan Menyusui?

Magtral masuk dalam kategori N atau belum dikategorikan.

Oleh karena itu, informasikan kepada dokter jika Anda akan mengonsumsi obat Magtral saat Anda sedang hamil dan menyusui.

Anda punya masalah kesehatan? Tanyakan langsung kepada dokter melalui layanan LiveChat dari Klikdokter.

Diperbaharui: Apt. Evita Fitriani., S. Farm

Reporter dan Editor

[HNS / AP]
Artikel
    Penyakit Terkait