Sukses

Pengertian Lovenox

Lovenox adalah obat yang mengandung enoxaparin sodium. Obat ini digunakan untuk mencegah deep vein thrombosis (DVT) atau trombosis vena dalam serta mengatasi DVT akut.

Selain itu, obat ini dapat mencegah komplikasi angina tidak stabil dan infark miokard non-q-wave.

Keterangan Lovenox

Berikut adalah keterangan Lovenox, mulai dari golongan obat hingga harga: 

  • Golongan: Obat Keras.
  • Kelas Terapi: Antikoagulan, Antiplatelet, dan Fibrinolitik (Trombolitik).
  • Kandungan: Enoxaparin Sodium 10.000 IU/mL.
  • Bentuk: Injeksi.
  • Satuan Penjualan: Satuan Syringe.
  • Kemasan: Box, 2 Prefilled Syringe @ 0,2 mL; Box, 2 Prefilled Syringe @ 0,4 mL; Box, 2 Prefilled Syringe @ 0,6 mL.
  • Farmasi: Sanofi Winthrop/Aventis Pharma.
  • Harga Lovenox 0.6 ml: Rp. 165.000 - Rp. 300.000/Pcs.
  • Harga Lovenox 0.4 ml: Rp. 225.000 - Rp. 300.000/Pcs.

Artikel Lainnya: Lakukan Ini agar Anda Terhindar dari Risiko DVT

Kegunaan Lovenox

Lovenox digunakan untuk mencegah tromboembolik vena, terutama pada bedah ortopedi atau bedah umum pada pasien berisiko tinggi.

Dosis & Cara Penggunaan Lovenox

Lovenox merupakan obat keras yang memerlukan resep dokter.

Secara umum, dosis dan aturan penggunaan obat Lovenox adalah sebagai berikut:

  1. Pencegahan DVT dalam pembedahan
  • Dosis pada pasien dengan risiko trombogenik sedang: 0.2 mL/hari.
  • Dosis pada pasien dengan risiko trombogenik tinggi: 0.4 mL/hari.
  1. Pencegahan DVT pada pasien dengan masalah kesehatan yang akut 
  • Dosis: 0,4 mL/hari selama 6-14 hari.
  1. Pencegahan pembekuan darah saat hemodialisis 
  • Dosis awal: 100 anti-Xa IU/kg.
  • Dosis tambahan: 50-100 anti-Xa IU/kgBB.
  1. Pasien hemodialisis dengan risiko tinggi 
  • Dosis: 50 anti-Xa IU/kgBB (akses vaskular ganda) atau 75 anti-Xa IU/kgBB (akses vaskular tunggal).
  1. ST segmen evelasi infark miokard akut 
  • Dosis awal 3.000 bolus anti-Xa IU, dilanjutkan dengan 100 anti-Xa IU/kg.
  • Dosis maksimal: 10.000 anti-Xa IU.
  1. Pasien yang menjalani terapi angioplasti koroner
  • Dosis: 30 bolus anti-Xa IU/kg.
  • Dosis lansia ≥ 75 tahun: 75 anti-Xa IU/kgBB.
  1. DVT dengan atau tanpa emboli paru
  • Dosis untuk pasien 40-100 kg: 100 anti-Xa IU/kg selama 10 hari.
  • Dosis pada angina tidak stabil & infark miokard non-q wave: 1 mg/kg tiap 12 jam.

Cara Penyimpanan Lovenox

Di bawah 25 derajat Celsius.

Artikel Lainnya: Lewat Kaki, Anda Bisa Mengetahui Masalah pada Tubuh

Efek Samping Lovenox

Efek samping yang dapat muncul selama penggunaan Lovenox, yaitu:

Overdosis

Penggunaan Lovenox yang melebihi anjuran dosis dapat menimbulkan komplikasi hemoragik.

Bila terjadi overdosis, tenaga medis dapat memberikan protamin secara injeksi intravena lambat.

Kontraindikasi

Hindari penggunaan Lovenox pada pasien dengan kondisi berikut:

  • Hipersensitivitas terhadap enoxaparin sodium dan heparin
  • Riwayat heparin-induced thrombocytopenia (HIT) dalam 100 hari terakhir.
  • Perdarahan mayor aktif.

Artikel Lainnya: Efek Gangguan Pembekuan Darah pada Tubuh

Interaksi Obat

Berikut adalah interaksi Lovenox dengan obat lain:

  • Potensi risiko hiperkalemia dengan ACE & AIIA inhibitor, obat antiinflamasi nonsteroid (OAINS), tacrolimus, dan trimethoprim.
  • Peningkatan risiko hemoragik dengan asam asetilsalisilat pada dosis analgesik, antipiretik & antiinflamasi, ticlopidine, glucocorticoid, agen trombolitik, dan platelet aggregation inhibitor (PAI).

Kategori Kehamilan

Kategori B: Studi pada reproduksi hewan tidak menunjukkan adanya risiko terhadap janin. Namun, studi pada wanita hamil masih sangat terbatas.

Peringatan Menyusui

Tidak diketahui apakah Lovenox dapat terserap ke dalam ASI atau tidak. Konsultasikan terlebih dahulu kepada dokter. 

 

Artikel
    Penyakit Terkait