Sukses

Pengertian Lotasbat

Lotasbat adalah obat yang mengandung Clobetasol propionate. Clobetasol Propionate termasuk dalam golongan kortikosteroid yang digunakan untuk meringankan pembengkakan, gatal-gatal dan kulit yang memerah. Cara kerja Clobetasol Propionate yaitu dengan menurunkan respon tubuh terhadap peradangan yang terjadi.

Keterangan Lotasbat

  1. Lotasbat Salep 
    • Golongan: Obat Keras
    • Kelas Terapi: Kortikosteroid Topikal
    • Kandungan: Clobetasol propionate 0.5 mg
    • Bentuk: Salep
    • Satuan Penjualan: Tube
    • Kemasan: Box, 1 Tube @ 10 Gram
    • Farmasi: Interbat.
    • Harga: Rp. 35.000 - Rp. 75.000/ Tube
  2. Lotasbat Krim

    • Golongan: Obat Keras
    • Kelas Terapi: Kortikosteroid Topikal
    • Kandungan: Clobetasol propionate 0.5 mg
    • Bentuk: Krim
    • Satuan Penjualan: Tube
    • Kemasan: Box, 1 Tube @ 10 Gram
    • Farmasi: Interbat.
    • Harga: Rp. 54.300 - Rp. 97.000/ Tube

Kegunaan Lotasbat

Lotasbat digunakan untuk menyembuhkan penyakit kulit, seperti eksim, dermatitis, alergi, ruam kulit yang memerah serta peradangan pada kulit.

Dosis & Cara Penggunaan Lotasbat

Lotasbat merupakan obat yang termasuk ke dalam golongan obat keras, sehingga pada setiap pembelian dan penggunaannya harus menggunakan resep Dokter. 

  1. Dosis penggunaan Lotasbat Krim 10 gram
    • Dosis penggunaan: oles tipis 1-2x sehari pada kulit yang sakit.
    • Dosis maksimal penggunaan tidak lebih dari 50 gram per minggu.
  2. Dosis penggunaan Lotasbat Salep 10 gram
    • Dosis penggunaan: oles tipis 1-2x sehari pada kulit yang sakit.
    • Dosis maksimal penggunaan tidak lebih dari 50 gram per minggu.

Cara Penyimpanan
Simpan pada suhu antara 20-25 derajat Celcius.

Efek Samping Lotasbat

Efek samping yang mungkin terjadi selama penggunaan obat ini, seperti:

  • Dapat menimbulkan rasa perih
  • Sensasi terbakar pada kulit
  • Dapat terjadi peradangan kronis pada kulit
  • Dapat menyebabkan penipisan pada kulit

Kontraindikasi

  • Tidak digunakan pada pasien yang memiliki riwayat hipersensitif atau alergi terhadap kandungan obat tersebut
  • Riwayat penyakit infeksi karena virus
  • Sebaiknya tidak digunakan pada pasien yang sedang menggunakan obat kulit infeksi lainnya.

Kategori Kehamilan
Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) mengkategorikan Lotasbat ke dalam Kategori C:
Studi pada hewan telah menunjukkan efek buruk pada janin (teratogenik atau embriosidal atau lainnya) dan tidak ada studi terkontrol pada wanita atau studi pada wanita dan hewan tidak tersedia. Obat diberikan hanya jika manfaat yang yang diperoleh lebih besar dari potensi risiko pada janin.

Artikel
    Penyakit Terkait