Sukses

Pengertian Loremid

Loremid adalah sediaan tablet yang mengandung Loperamide dan diproduksi oleh Bernofarm. Loremid diindikasikan sebagai obat anti diare akut yang disebabkan oleh bakteri atau virus yang masuk kedalam pencernaan. Loremid bekerja dengan cara memperlambat gerakan saluran pencernaan, sehingga usus memiliki banyak waktu untuk menyerap cairan dan nutrisi dari makanan yang dikonsumsi dan membuat feses menjadi lebih padat. Loperamide juga berperan dalam mengurangi jumlah cairan yang keluar dan mengobati diare pada pasien yang memiliki penyakit radang usus.

Keterangan Loremid

  • Golongan: Obat Keras
  • Kelas Terapi: Anti Diare
  • Kandungan: Loperamide HCL 2 mg
  • Bentuk: Tablet Salut Selaput
  • Satuan Penjualan: Strip
  • Kemasan: Strip @ 10 Tablet
  • Farmasi: Meprofarm
  • Harga: Rp. 13.000 - Rp. 26.000/ Strip

Kegunaan Loremid

Loremid digunakan untuk pasien yang memiliki pasien yang memiliki indikasi diare.

Dosis & Cara Penggunaan Loremid

Obat ini termasuk dalam golongan obat keras, maka dari itu penggunaan obat ini harus dengan anjuran dan resep Dokter.

Dosis penggunaan Loremid:

  • Dosis awal pemakaian dewasa: 2 tablet.
  • Dosis selanjutnya: 1 tablet, dengan maksimal pemakaian 3 x sehari.
  • Sebaiknya obat dikonsumsi setelah buang air besar.

Cara Penyimpanan
Simpan pada suhu antara 20-25 derajat Celcius.

Efek Samping Loremid

Efek samping yang mungkin terjadi selama pengunaan Loremid, yaitu:

  • Pusing
  • Terasa lemas
  • Menyebabkan kantuk
  • Menyebabkan konstipasi/sembelit
  • Kembung
  • Mual dan muntah
  • Gangguan pada pencernaan

Overdosis

  • Gejala: pingsan, kelainan koordinasi, mengantuk, miosis (pupil mata menyempit), hipertonia otot dan depresi pernapasan), sembelit, retensi urin, ileus, atau kejadian jantung, seperti pingsan, gangguan irama jantung dan serangan jantung.
  • Penatalaksanaan: Jika muntah terjadi secara spontan, pemberian arang aktif. Penanganan pasien overdosis hanya dapat dilakukan oleh tenaga medis profesional.

Kontraindikasi
Tidak boleh diberikan pada pasien dengan kondisi:

  • Anak usia <12 tahun 
  • Pasien dengan sindrom iritasi usus besar yang berusia <18 tahun
  • Kondisi ketika penghambatan peristaltik harus dihindari (misalnya sembelit, distensi abdomen, ileus)
  • Kolitis ulseratif akut, disentri akut yang ditandai dengan tinja berdarah dan demam tinggi
  • Enterokolitis bakterial yang disebabkan oleh Salmonella, Shigella, dan Campylobacter; kolitis terkait antibiotik, sakit perut tanpa diare 

Interaksi Obat
Berikut adalah beberapa interaksi obat yang umumnya terjadi saat penggunaan Loremid:

  • Penggunaan bersama dengan obat yang mengandung Ritonavir, akan dapat meningkatkan kadar obat Loperamide HCL dalam darah
  • Penggunaan Loperamide bersamaan dengan obat yang mengandung Cholestyramine dapat mengganggu penyerapan obat Lopamide.
  • Jika digunakan bersamaan dengan obat yang mengandung komposisi Metoclopramide, Cisapride dan Erythromycin dapat menurunkan efek dari obat Lopamide tersebut.

Kategori Kehamilan
Menurut FDA (Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat) mengkategorikan Loremid ke dalam Kategori C dengan penjelasan sebagai berikut: Studi pada hewan telah menunjukkan efek buruk pada janin (teratogenik atau embriosidal atau lainnya) dan tidak ada studi terkontrol pada wanita atau studi pada wanita dan hewan tidak tersedia. Obat diberikan hanya jika manfaat yang yang diperoleh lebih besar dari potensi risiko pada janin.

Artikel
    Penyakit Terkait