Sukses

Pengertian Lopamid

Lopamid merupakan obat yang memiliki komposisi Loperamide HCl 2 mg. Fungsi obat Lopamid adalah untuk menangani diare akut.

Selain itu, obat ini juga dapat memperlambat pengeluaran feses pada pasien yang mengalami prosedur kolostomi, yaitu pembuatan lubang pada perut yang tersambung pada usus sebagai saluran pembuangan feses.

Artikel Lainnya: Benarkah Tak Boleh Makan Pisang dan Minum Susu saat Diare?

Keterangan Lopamid

Berikut ini adalah keterangan obat Lopamid, mulai dari golongan obat hingga harga Lopamid:

  • Golongan: Obat Keras.
  • Kelas Terapi: Anti Diare.
  • Kandungan: Loperamide HCL 2 mg.
  • Bentuk: Tablet.
  • Satuan Penjualan: Strip.
  • Kemasan: Box, 10 Strip @ 10 Tablet.
  • Farmasi: Harsen.
  • Harga: Rp 3.300 - Rp 5.000/ Strip.

Kegunaan Lopamid

Lopamid dapat menangani kondisi diare akut. Lopamid juga bisa digunakan untuk memperlambat pengeluaran feses pada pasien yang mengalami prosedur kolostomi.

Artikel Lainnya: Ini Sebabnya Anda Buang Air Besar Setelah Makan

Dosis & Cara Penggunaan Lopamid

Lopamid merupakan obat keras. Obat ini membutuhkan resep dokter.

Aturan penggunaan Lopamid secara umum adalah sebagai berikut:

  • Dosis anak < 8 tahun: 2-3 kali per hari 1 tablet.
  • Dosis dewasa: 2 tablet untuk awal pemakaian, dapat dilanjutkan 1 tablet maksimal 3 kali sehari.
  • Obat dapat dikonsumsi setelah buang air besar.

Cara Penyimpanan Lopamid

Simpan pada suhu 20-25 derajat Celsius

Efek Samping Lopamid

Efek samping yang bisa muncul setelah penggunaan obat Lopamid, antara lain:

Artikel Lainnya: Jika Bayi Diare, Anda Perlu Melakukan Ini

Overdosis

Penggunaan loperamide yang melebihi dosis dapat menyebabkan berbagai kondisi berikut ini:

  • Pingsan
  • Hipertensi otot.
  • Depresi pernapasan.
  • Sembelit.
  • Retensi urine.
  • Ileus.
  • Henti jantung.

Kontraindikasi

Jangan gunakan obat ini pada pasien dengan kondisi berikut:

  • Adanya penghambatan peristaltik.
  • Kejang perut.
  • Kolitis ulseratif akut.
  • Kolitis karena antibiotik.
  • Disentri akut.
  • Enterokolitis bakteri.
  • Sakit perut tanpa diare. 

Artikel Lainnya: Tips Ampuh Cegah Diare untuk Ibu Hamil

Interaksi Obat

Hindari penggunaan obat Lopamid bersamaan dengan obat-obatan di bawah ini.

  • Ritonavir.
  • Cholestyramine.
  • Obat dengan kandungan metoclopramide erythromycin.

Kategori Kehamilan

Kategori C: Terdapat risiko pada janin hewan. Sementara, penelitian pada janin manusia masih harus terus dilakukan. 

Peringatan Menyusui

Loperamide terdistribusi dalam ASI dengan jumlah yang kecil. Konsultasikan dengan dokter sebelum menggunakan obat ini.

 

Artikel
    Penyakit Terkait