Sukses

Pengertian Lodoz

Lodoz merupakan obat yang mengandung bisoprolol fumarate dan hydrochlorthiazide. Fungsi obat Lodoz adalah untuk menurunkan tekanan darah tinggi pada pasien yang menjalani terapi hipertensi.

Kandungan bisoprolol pada Lodoz berguna untuk mengurangi tekanan otot jantung. Sementara itu, hydrochlorthiazide berfungsi sebagai diuretik yang dapat mengeluarkan cairan dari dalam tubuh.

Keterangan Lodoz

Berikut adalah keterangan obat Lodoz, mulai dari keterangan obat hingga harga obat Lodoz:

  • Golongan: Obat Keras.
  • Kelas Terapi: Diuretik, Agen Beta Bloker
  • Kandungan: Bisoprolol fumarate 2.5 mg dan hydrochlorthiazide 6.25 mg; Bisoprolol fumarate 5 mg dan hydrochlorthiazide 6.25 mg.
  • Bentuk: Tablet.
  • Satuan Penjualan: Strip.
  • Kemasan: Box, 3 Strip @ 10 Tablet.
  • Farmasi: Merck Indonesia.
  • Harga: Rp 75.000 - Rp 150.000/ Strip.

Artikel Lainnya: Penderita Hipertensi Perlu Lakukan 6 Cara Ini agar Tetap Sehat

Kegunaan Lodoz

Lodoz digunakan untuk terapi hipertensi

Dosis & Cara Penggunaan Lodoz

Lodoz adalah obat keras. Obat ini dapat dibeli melalui resep dokter. 

Adapun aturan penggunaan obat Lodoz secara umum adalah sebagai berikut:

  • Dosis awal: Bisoprolol 2.5 mg-Hydrochlorothiazide 6.25 mg sehari sekali.
  • Dosis maksimal: Bisoprolol 10 mg-Hydrochlorothiazide 6.25 mg sehari sekali.

Cara Penyimpanan Lodoz

Simpan pada suhu di bawah 30 derajat Celsius

Efek Samping Lodoz

Efek samping yang dapat terjadi apabila mengonsumsi Lodoz, antara lain:

  • Bengkak pada muka, lengan, tangan, betis, dan kaki.
  • Nyeri dada.
  • Napas pendek.
  • Pusing.
  • Kenaikan berat badan.
  • Kelelahan.
  • Detak jantung yang tidak teratur.

Artikel Lainnya: Manfaat Bit untuk Mengontrol Tekanan Darah Tinggi

Overdosis

Jika terjadi overdosis atau penurunan detak jantung dan/atau tekanan darah secara tiba-tiba, pengobatan harus dihentikan.

Kontraindikasi

Hindari penggunaan Lodoz apabila pasien mempunyai kondisi berikut: 

  • Memiliki riwayat hipersensitif terhadap komponen dari Lodoz.
  • Memiliki riwayat penyakit anuria (ginjal tidak bisa mengeluarkan urine).
  • Memiliki riwayat gagal jantung.
  • Memiliki riwayat hipersensitif terhadap turunan sulfonamid.

Interaksi Obat

Penggunaan obat Lodoz sebaiknya tidak dilakukan bersamaan dengan obat-obat berikut ini:

  • Reserpine. 
  • Guanethidine.
  • Digitalis glycosides.
  • Kortikosteroid.
  • Amphoterisin.
  • Carbenoxolone.
  • Turunan asam salislat.

Artikel Lainnya: Hipertensi dan Diabetes, Benarkah Saling Berkaitan?

Kategori Kehamilan

Kategori C: Studi pada hewan telah menunjukkan adanya bahaya pada janin. Sementara pada wanita hamil, penelitian serupa masih belum ada yang cukup baik. 

Peringatan Menyusui

Sebaiknya Lodoz tidak digunakan pada ibu menyusui karena kandungan hydrochlorthiazide dapat menghambat produksi ASI.

Artikel
    Penyakit Terkait