Sukses

Pengertian Linchopar

Linchopar adalah sediaan obat dalam bentuk kapsul yang diproduksi oleh Prima Medika Laboratories. Linchopar adalah obat yang digunakan untuk mengobati infeksi anaerob yang parah. Setiap kapsul Linchopar mengandung Lincomycin Hydrochloride. Linchopar memberikan efek bakteriostatik dan bakterisidal dengan mengikat subunit ribosom 50S, sehingga menghasilkan penghambatan sintesis protein dan menyebabkan kematian bakteri.

Keterangan Linchopar

  • Golongan: Obat Keras
  • Kelas Terapi: Antibiotik
  • Kandungan: Lincomycin Hydrochloride 500 mg
  • Bentuk: Kapsul
  • Satuan Penjualan: Strip
  • Kemasan: Box, 6 Strip @ 10 Kapsul
  • Farmasi: Prima Medika Laboratories

Kegunaan Linchopar

Linchopar digunakan untuk mengobati infeksi bakteri yang parah.

Dosis & Cara Penggunaan Linchopar

Linchopar merupakan obat yang termasuk ke dalam golongan obat keras sehingga pada setiap pembeliannya harus menggunakan resep dokter. Selain itu, dosis penggunaan Linchopar juga harus dikonsultasikan dengan dokter dan apoteker terlebih dahulu sebelum digunakan.

Infeksi bakteri anaerob yang parah

  • Dewasa: 1 kapsul, diminum 3-4 kali sehari.
  • Anak usia ≥1 bulan: diberikan dosis 30-60 mg / kg berat badan setiap hari dalam dosis terbagi.

Cara Penyimpanan
Simpan pada suhu antara 20-25 ° C. Jangan dibekukan.

Efek Samping Linchopar

Efek samping penggunaan Linchopar yang mungkin terjadi adalah:

  • Mual dan muntah
  • Diare
  • Sakit perut
  • Gatal ruam
  • Vaginitis (Peradangan vagina yang menyebabkan pembengkakan, gatal, perih, atau infeksi pada vagina)
  • Leukopenia (Rendahnya jumlah sel darah putih yang ada di dalam tubuh)
  • Neutropenia (kondisi di mana jumlah neutrofil yang merupakan bagian dari sel darah putih dalam darah menurun)

Kontraindikasi
Tidak boleh digunakan oleh pasien yang telah diketahui memiliki alergi terhadap Lincomycin.

Interaksi Obat

  • Dapat mempotensiasi efek agen penghambat neuromuskuler (misalnya Pancuronium, tubocurarine).
  • Mengurangi penyerapan saluran cerna dengan kaolin.
  • Dapat melawan efek eritromisin.

Kategori Kehamilan
Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) mengategorikan Linchopar ke dalam Kategori C:
Studi pada hewan telah menunjukkan efek buruk pada janin (teratogenik atau embriosidal atau lainnya) dan tidak ada studi terkontrol pada wanita atau studi pada wanita dan hewan tidak tersedia. Obat diberikan hanya jika manfaat yang yang diperoleh lebih besar dari potensi risiko pada janin.

Artikel
    Penyakit Terkait