Sukses

Pengertian Lifezar

Lifezar adalah salah satu nama dagang dari sediaan tablet yang mengandung zat aktif Losartan. Lifezar digunakan untuk membantu mengobati tekanan darah tinggi (hipertensi). Menurunkan tekanan darah tinggi dapat membantu mencegah stroke, serangan jantung dan masalah ginjal. Lifezar juga digunakan untuk membantu mengobati nyeri dada (angina pektoris). Lifezar bekerja dengan cara merelaksasi pembuluh darah, sehingga darah dapat mengalir lebih mudah.

Keterangan Lifezar

  • Golongan: Obat Keras
  • Kelas Terapi: Angiotensi II Antagonis
  • Kandungan: Losartan 100/50mg
  • Bentuk: Tablet
  • Satuan Penjualan: Strip
  • Kemasan: Strip @ 10 Tablet
  • Farmasi: Darya Varia Laboratories.
  • Harga Lifezar 50 mg: Rp. Rp. 63.000 - Rp. 115.000/ Strip
  • Harga Lifezar 100 mg: Rp. 85.000 - Rp. 164.000/ Strip

Kegunaan Lifezar

Lifezar merupakan obat yang digunakan untuk membantu menurunkan tekanan darah tinggi.

Dosis & Cara Penggunaan Lifezar

Lifezar termasuk golongan obat keras, penggunaannya harus berdasarkan resep dokter. 

  • Dosis awal dan dosis pemeliharaan biasa
    • Aturan minum: dosis 50 mg diminum 1 kali sehari. Dosis dapat ditingkatkan menjadi 100 mg. Efek maksimal dicapai dalam 3-6 minggu setelah terapi awal.
  • Pasien dengan risiko deplesi volume intravaskular
    • Dosis awal: dosis 25 mg diminum 1 kali sehari.

Cara Penyimpanan
Simpan pada suhu 25 derajat Celcius.

Efek Samping Lifezar

Efek samping yang mungkin terjadi selama penggunaan Lifezar Tablet:

  • Batuk
  • Bronkitis (infeksi pada saluran nafas terutama paru-paru)
  • Infeksi saluran kemih
  • Diare
  • Gastritis (peradangan dan penipisan pada dinding lambung)
  • Hipoglikemia (kadar gula dalam darah dibawah normal)
  • Penyakit pembuluh darah diabetes
  • Katarak
  • Selulitis (infeksi kulit berupa luka irisan atau goresan yang terkena bakteri)
  • Hiperkalemia (tinggi nya kadar kalium dalam darah)
  • Arthralgia (nyeri pada sendi)
  • Mialgia (nyeri pada otot)
  • Hipotensi (tekanan darah rendah)
  • Otot melemah
  • Hypoaesthesia (kulit menjadi mati rasa)
  • Sakit pada lutut
  • Infeksi saluran nafas atas
  • Hidung tersumbat
  • Sinusitis (Inflamasi/peradangan pada dinding sinus dalam hidung)
  • Sakit kepala

Overdosis

  • Gejala: Hipotensi (tekanan darah rendah), takikardia (denyut jantung diatas normal), denyut jantung dibawah normal (dapat terjadi akibat stimulasi parasimpatis). Penatalaksanaan: Pengobatan suportif dan simptomatik. Prioritaskan stabilisasi CVS. Pemberian arang aktif dan pemantauan ketat parameter penting dapat dilakukan. Perbaiki parameter vital, jika perlu. Penanganan pasien overdosis hanya dapat dilakukan oleh tenaga medis profesional.

Kontraindikasi
Hindari penggunaan Lifezer Tablet pada pasien yang memiliki indikasi:

  • Wanita hamil
  • Penggunaan bersamaan dengan aliskiren pada pasien diabetes dan gangguan ginjal
  • Kerusakan hati

Interaksi Obat
Berikut adalah beberapa interaksi obat yang umumnya terjadi saat penggunaan Lifezar Tablet:

  • Dapat meningkatkan risiko hipotensi sebagai reaksi negatif antipsikotik dan amifostin. Konsentrasi plasma menurun dengan rifampisin dan flukonazol.
  • Peningkatan kadar K serum dan meningkatkan efek hiperkalemik dengan diuretik hemat-Kalium (Amilorida, spironolakton), suplemen K atau pengganti garam yang mengandung K (Heparin).
  • Dapat meningkatkan konsentrasi dan toksisitas serum lithium. Dapat meningkatkan risiko kerusakan ginjal dan dapat menurunkan efek hipotensi dengan NonSteroid Anti Inflamasi Drug (NSAID).

Kategori Kehamilan
Keamanan kehamilan menurut FDA (Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat) mengkategorikan Lifezar Tablet ke dalam Kategori D: Ada bukti positif risiko pada janin manusia, tetapi manfaat obat jika digunakan pada wanita hamil dapat diterima meskipun ada risiko (misalnya, jika obat tersebut diperlukan dalam situasi yang mengancam jiwa atau untuk penyakit serius dimana obat-obatan yang lebih aman tidak dapat digunakan atau tidak efektif).

Perhatian Menyusui
Tidak diketahui apakah obat terserap kedalam ASI.

Artikel
    Penyakit Terkait