Sukses

Pengertian Laxadine

Laxadine adalah obat yang mengandung phenolphthalein, liquid paraffin, dan glycerin. Obat ini berfungsi untuk menangani masalah sembelit.

Komposisi pada Laxadine bekerja dengan cara mengalirkan cairan ke usus, sehingga membuat tinja lebih mudah untuk dikeluarkan.

Artikel Lainnya: Atasi Sembelit dengan Kopi, Efektifkah?

Keterangan Laxadine

Laxadine

Sebelum penggunaan, perhatikan keterangan obat Laxadine berikut ini:

  • Golongan: Obat Bebas.
  • Kelas Terapi: Laksatif (pencahar).
  • Kandungan: Phenolphthalein 55 mg, Liquid Paraffin 1,200 mg, Glycerin 378 mg.
  • Bentuk: Sirup.
  • Satuan Penjualan: Botol.
  • Kemasan: Botol @30 ml; Botol @60 ml; Botol @110 ml.
  • Farmasi: Galenium Pharmasia Laboratories.
  • Harga Laxadine: Rp 28.500 - Rp 72.000/ Botol.

Kegunaan Laxadine

Laxadine dapat digunakan untuk menangani masalah sembelit.

Artikel Lainnya: Kena Sembelit Setelah Diare, Apa Penyebabnya?

Dosis dan Cara Penggunaan Laxadine

Dosis penggunaan Laxadine adalah sebagai berikut:

  • Dewasa: 1-2 sendok makan (15-30 ml), diminum 1x sehari sebelum tidur.
  • Anak usia 6-12 tahun: setengah dosis orang dewasa.

Konsumsi obat ini sebelum tidur malam dan dalam keadaan perut terisi.

Cara Penyimpanan Laxadine

Simpan di bawah 30 derajat Celsius.

Efek Samping Laxadine

Efek samping yang dapat terjadi selama penggunaan Laxadine sirup, yakni:

Artikel Lainnya: Sering Sembelit Saat Hamil, Ibu Harus Bagaimana?

Kontraindikasi

Laxadine tidak direkomendasikan untuk orang yang memiliki kondisi medis berikut:

  • Kerusakan usus.
  • Sering mengalami nyeri pada perut.

Interaksi Obat

Penggunaan bersamaan dengan minyak dan mineral dapat menghambat penyerapan vitamin dalam lemak.

Kategori Kehamilan

Produk ini mengandung liquid paraffin yang sebaiknya tidak digunakan pada ibu hamil.

Peringatan Menyusui

Produk ini mengandung liquid paraffin yang sebaiknya tidak digunakan pada ibu menyusui.