Sukses

Pengertian Lapirom

Lapirom mengandung Cefpirome Sulfate. Lapirom tergolong dalam antibiotik Sefalosporin, yang digunakan untuk mengobati infeksi saluran pernafasan (bronkopneumonia dan pneumonia lobar), infeksi kulit dan jaringan lunak, serta Infeksi Saluran Kemih (ISK) dan kelamin. Cefpirome berikatan dengan satu atau lebih protein pengikat penisilin (PBPs) yang menghambat langkah transfeptidasi akhir sintesis peptidoglikan di dinding sel bakteri, sehingga menghambat biosintesis dan menahan rakitan dinding sel yang mengakibatkan kematian sel bakteri.

Keterangan Lapirom

  • Golongan: Obat Keras
  • Kelas Terapi: Sefalosporin
  • Kandungan: Cefpirome Sulfate 1 gram
  • Bentuk: Serbuk
  • Satuan Penjualan: Vial
  • Kemasan: Vial 1 Gram
  • Farmasi: Lapi Indonesia.

Kegunaan Lapirom

Lapirom digunakan untuk mengobati infeksi saluran pernafasan, infeksi kulit dan jaringan lunak, serta Infeksi Saluran Kemih dan kelamin.

Dosis & Cara Penggunaan Lapirom

Lapirom termasuk dalam golongan obat keras sehingga penggunaannya harus berdasarkan resep Dokter.

Intravena:
Dewasa: 1-2 gram setiap 12 jam melalui injeksi IV selama 3-5 menit atau diberikan selama 20-30 menit.

Aturan pakai harus dengan resep Dokter, pemberiaan obat ini harus dengan Tenaga Medis Profesional.

Efek Samping Lapirom

Efek samping yang mungkin terjadi selama penggunaan Lapirom adalah:
1. Reaksi hipersensitivitas
2. Peningkatan enzim hati
3. Perubahan hematologis
4. Nyeri di tempat injeksi
5. Kejang.

Kontraindikasi:
Hindari penggunaan Lapirom pasien yang memiliki indikasi:
Hipersensitif atau alergi terhadap Beta Laktam dan Penicillin.

Interaksi Obat:
Berikut adalah Interaksi Obat yang umumnya terjadi saat penggunaan Lapirom: Probenesid.

Artikel
    Penyakit Terkait