Sukses

Pengertian Lantus XR

Lantus XR adalah obat yang mengandung insulin Glargine dan termasuk dalam Long-Acting Insulin (mencapai aliran darah beberapa jam setelah injeksi dan cenderung menurunkan kadar glukosa hingga 24 jam atau lebih). Insulin merupakan hormon yang diproduksi dari sel pankreas. Fungsi hormon insulin adalah untuk memindahkan gula dari darah ke dalam sel yang akan digunakan untuk energi pada saat dibutuhkan. Karbohidrat dicerna dan akan diubah menjadi glukosa sehingga dapat meningkatkan glukosa dalam darah. Apabila glukosa dalam darah tidak dipindahkan kedalam sel dan menumpuk di aliran darah maka akan menyebabkan penyakit seperti diabetes.

Keterangan Lantus XR

  • Golongan: Obat Keras
  • Kelas Terapi: Preparasi hormon
  • Kandungan: Insulin 300 IU/mL
  • Bentuk: Injeksi
  • Satuan Penjualan: Prefilled pen 
  • Kemasan: Prefilled pen @ 1,5 mL
  • Farmasi: Aventis Indonesia Farma
  • Harga: Rp. 300.000 - Rp. 450.000/ Pcs

Kegunaan Lantus XR

Lantus XR digunakan untuk mengatasi diabetes melitus pada orang dewasa.

Dosis & Cara Penggunaan Lantus XR

Lantus XR merupakan obat yang termasuk ke dalam golongan obat keras sehingga pada setiap pembeliannya harus menggunakan resep Dokter. Selain itu, dosis penggunaan Lantus XR juga harus dikonsultasikan dengan Dokter terlebih dahulu sebelum digunakan, karena dosis penggunaannya bersifat individual.

Dosis Umum:
Digunakan melalui intramuskular (melalui otot): Dosis awal 20 units, dilanjutkan dengan penambahan 6 unit per jam.

Cara Penyimpanan
Simpan pada suhu antara 2-8 derajat Celcius, serta terhindar dari cahaya. Jangan dibekukan.

Efek Samping Lantus XR

Efek samping yang dapat terjadi apabila mengkonsumsi lantus XR adalah:

  • Hipoglikemia (kadar gula dalam darah lebih rendah daripada batas normal)
  • Reaksi alergi
  • Sesak nafas
  • Hipotensi (penurunan tekanan darah dari batas normal)

Overdosis

  • Gejala: hipoglikemia (kadar gula darah kurang dari normal) yang parah dan terkadang jangka panjang dan mengancam jiwa.
  • Penatalaksanaan: Hipoglikemia ringan biasanya dapat diobati dengan karbohidrat oral. Penyesuaian dosis produk obat, pola makan, atau aktivitas fisik mungkin diperlukan. Pada kasus yang lebih parah dan menyebabkan koma, kejang, atau gangguan neurologis dapat diobati dengan glukagon intramuskular / subkutan atau glukosa intravena pekat. Asupan karbohidrat yang berkelanjutan dan observasi mungkin diperlukan karena hipoglikemia dapat kambuh setelah pemulihan klinis.

Kontraindikasi
Pasien yang memiliki riwayat hipoglikemia (kadar gula dalam darah rendah dari batas normal).

Interaksi Obat

  • Obat-obat kortikosteroid, danazol, diazoxide, diuretik, isoniazid, derivat fenitoin, agen simpatomimetik, hormon tiroid, obat-obat kontrasepsi dapat menurunkan efek dari insulin
  • Obat-obat antidiabetes oral, ACE inhibitor, disopiramide, fibrate, fluoxetine, MAOIs, antibiotik golongan sulfonamid, dan salisilat dapat meningkatkan efek hipoglikemik dari insulin.

Kategori Kehamilan
Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) mengategorikan Lantus XR ke dalam Kategori B:
Studi pada reproduksi hewan tidak menunjukkan risiko janin, tetapi tidak ada studi terkontrol pada wanita hamil atau studi reproduksi hewan telah menunjukkan efek buruk (selain penurunan kesuburan) yang tidak dikonfirmasi dalam studi terkontrol pada wanita hamil trimester pertama (dan tidak ada bukti risiko pada trimester berikutnya).

Perhatian Menyusui
Tidak diketahui apakah insulin glargine terserap kedalam ASI. Konsultasikan pada dokter sebelum menggunakan obat.

 

 

Artikel
    Penyakit Terkait