Sukses

Pengertian Keto-G

Keto-G adalah obat yang mengandung asam amino esensial, diproduksi oleh Nulab. Keto-G mengandung α-keto-isoleucine calcium salt, α-keto-leucine calcium salt, α-keto-phenylalanine calcium salt, α-keto-valine calcium salt, DL-α-hydroxy-methionine calcium salt, L-Lysine monoacetate, L-Threonine, L-Tryptophan, L-Histidine, L-Tyrosine, Total Nitrogen, dan Total Calcium. Keto-G digunakan untuk terapi pada pasien dengan gangguan ginjal, diet rendah kalori dan rendah protein.

Keterangan Keto-G

  • Golongan: Obat Keras
  • Kelas Terapi: Sistem Genito-urineary
  • Kandungan: α-keto-isoleucine calcium salt 67 mg, α-keto-leucine calcium salt 101 mg, α-keto-phenylalanine calcium salt 68 mg, α-keto-valine calcium salt 86 mg, DL-α-hydroxy-methionine calcium salt 59 mg, L-Lysine monoacetate 105 mg, L-Threonine 53 mg, L-Tryptophan 23 mg, L-Histidine 38 mg, L-Tyrosine 30 mg, Total Nitrogen 36 mg, Total Calcium 1,25 mmol 0,05 g
  • Bentuk: Kaplet
  • Satuan Penjualan: Strip
  • Kemasan: Box, 5 Strip @ 10 Kaplet
  • Farmasi: Nulab.

Kegunaan Keto-G

Keto-G digunakan untuk terapi pada pasien dengan gangguan ginjal, diet rendah kalori dan rendah protein.

Dosis & Cara Penggunaan Keto-G

Keto-G merupakan obat yang termasuk ke dalam golongan obat keras sehingga pada setiap pembeliannya harus menggunakan resep dokter. Selain itu, dosis penggunaan Keto-G juga harus dikonsultasikan dengan dokter terlebih dahulu sebelum digunakan, karena dosis penggunaannya berbeda-beda setiap individu.

Dosis dewasa (70 kg):
4-8 kaplet, 3 kali sehari saat makan. Kaplet itu ditelan utuh. Kaplet diberikan selama laju filtrasi glomerulus 5-50 ml / menit.

Cara Penyimpanan:
Simpan pada suhu di bawah 25°C, terlindung dari cahaya.

Efek Samping Keto-G

Efek samping yang mungkin terjadi adalah Hiperkalsemia (kelebihan kalsium).

Kontraindikasi:
Obat ini tidak boleh diberikan pada:

  • Penderita dengan riwayat hipersensitifitas terhadap komponen obat ini
  • Penderita hiperkalsemia (tingginya kadar kalsium dalam darah)

Interaksi obat:
Penghambat mono amin oksidase non selektif dapat menyebabkan hipertensi. Jangan digunakan bersama obat lain yang dapat membentuk larutan kombinasi dengan Ca (misalnya tetrasiklin).

Artikel
    Penyakit Terkait