Sukses

Pengertian Kamyfet

Kamyfet adalah sediaan tablet mengandung zat aktif mycophenolate mofetil. Kamyfet termasuk dalam golongan obat imunosupresif (menekan sistem imun) yang digunakan oleh pasien setelah melakukan transplantasi organ. Penggunaan Kamyfet bertujuan untuk mencegah tubuh menolak organ baru yang ditanamkan. Kamyfet bekerja dengan menurunkan sistem kekebalan tubuh, sehingga gagalnya transplantasi organ dapat dicegah. Kamyfet juga dapat dikombinasikan dengan obat lain. Penggunaan obat ini harus dengan anjuran dan pengawasan Dokter. 

Keterangan Kamyfet

  • Golongan: Obat Keras.
  • Kelas Terapi: Immunosuppressan.
  • Kandungan: Mycophenolate Mofetil 500 mg.
  • Bentuk: Kapsul.
  • Satuan Penjualan: Strip.
  • Kemasan: Box, 6 Strip @ 10 kapsul.
  • Farmasi: Kalbe Farma.

Kegunaan Kamyfet

Kamyfet diindikasikan sebagai profilaksis rejeksi organ akut dan untuk meningkatkan survival organ dan pasien yang menerima transplantasi jantung alogenik. Kamyfet tablet harus digunakan bersamaan dengan cyclosporin dan kortikostreroid.

Dosis & Cara Penggunaan Kamyfet

Kamyfet merupakan obat yang termasuk ke dalam golongan obat keras sehingga pada setiap pembeliannya harus menggunakan resep dokter. Selain itu, dosis penggunaan kamyfet juga harus dikonsultasikan dengan dokter terlebih dahulu sebelum digunakan, karena dosis penggunaannya berbeda-beda setiap individu. Aturan penggunaan Kamyfet secara umum adalah:

  • Mencegah penolakan ginjal: diberikan dosis 2 g setiap hari dalam 72 jam setelah transplantasi.
  • Mencegah penolakan jantung: diberikan dosis 1.5 g, di minum 2 kali sehari dalam 5 hari setelah transplantasi.
  • Lansia ≥65 tahun: diberikan dosis 1 g, diminum 2 kali sehari untuk transplantasi ginjal dan 1,5 g diminum 2 kali sehari untuk transplantasi jantung.

Cara Penyimpanan
Simpan pada suhu di bawah 30 derajat Celcius.

Efek Samping Kamyfet

Efek samping penggunaan Kamyfet yaitu demam, sakit kepala, linglung, kejang, penglihatan kabur, pembengkakan pada wajah, tangan, kaki, sulit bernapas, gusi berdarah, mulut kering, batuk dan suara serak, nyeri dada (angina), kram dan nyeri pada perut, nyeri pada kandung kemih, terdapat darah di urine, feses atau tinja berwarna hitam.

Kontraindikasi
Reaksi alergi terhadap mycophenolate mofetil telah diamati. Oleh karena itu, mycophenolate mofetil dikontraindikasikan bagi pasien yang hipersensitif terhadap mycophenolate mofetil atau asam mycophenolate.

Interaksi Obat

  • Peningkatan mycophenolic acid glucuronide (MPAG) dan acyclovir plasma bila dikombinasikan.
  • Mengurangi penyerapan dengan antasid.
  • Ko-administrasi bersama dengan obat yg mengganggu dengan sirkulasi enterohepatik misalnya Kolestiramin.
  • Menambah AUC plasma asam mycophenolic dan menurunkan MPAG dengan tacrolimus.
  • Peningkatan AUC plasma MPAG dengan probenesid.
  • Respons Ab yang berkurang dengan vaksin hidup.

Kategori Kehamilan
Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) mengkategorikan Kamyfet ke dalam Kategori D:
Ada bukti positif risiko pada janin manusia, tetapi manfaat obat jika digunakan pada wanita hamil dapat diterima meskipun ada risiko (misalnya, jika obat tersebut diperlukan dalam situasi yang mengancam jiwa atau untuk penyakit serius dimana obat-obatan yang lebih aman tidak dapat digunakan atau tidak efektif).

Artikel
    Penyakit Terkait