Sukses

Pengertian KA-EN

KA-EN merupakan sediaan infus yang di produksi oleh Otsuka Indonesia. Sediaan infus ini tersedia dalam bentuk KA-EN 3B dan KA-EN 4B yang digunakan sebagai larutan intravena untuk mensuplai cairan dan elektrolit. KA-EN 3B mengandung Na 50 mEq, K 20 mEq, Cl 50 mEq, lactate 20 mEq, glucose 27 g per liter. KA-EN 4B mengandung NaCl 0.585 g, KCl 0.3 g, Na lactate 0.56 g, dextrose 20 g per liter.

Keterangan KA-EN

  1. KA-EN 3B Botol Plastik
    • Golongan: Obat Keras
    • Kelas Terapi: Elektrolit
    • Kandungan: Na 50 mEq, K 20 mEq, Cl 50 mEq, lactate 20 mEq, glucose 27 g per liter
    • Bentuk: Cairan Infus
    • Satuan penjualan: Botol Plastik
    • Kemasan: Botol Plastik @ 500 ml
    • Farmasi: Otsuka Indonesia
  2. KA-EN 3B Soft Bag
    • Golongan: Obat Keras
    • Kelas Terapi: Elektrolit
    • Kandungan: Na 50 mEq, K 20 mEq, Cl 50 mEq, lactate 20 mEq, glucose 27 g per liter
    • Bentuk: Cairan Infus
    • Satuan penjualan: Soft Bag
    • Kemasan: Soft Bag @ 500 ml
    • Farmasi: Otsuka Indonesia
  3. KA-EN 4B Botol Plastik
    • Golongan: Obat Keras
    • Kelas Terapi: Elektrolit
    • Kandungan: NaCl 0.585 g, KCl 0.3 g, Na lactate 0.56 g, dextrose 20 g per liter
    • Bentuk: Cairan Infus
    • Satuan penjualan: Botol Plastik
    • Kemasan: Botol Plastik @ 500 ml dan 1000 ml
    • Farmasi: Otsuka Indonesia
  4. KA-EN 4B Botol Plastik dengan Penutup Karet
    • Golongan: Obat Keras
    • Kelas Terapi: Elektrolit
    • Kandungan: NaCl 0.585 g, KCl 0.3 g, Na lactate 0.56 g, dextrose 20 g per liter
    • Bentuk: Cairan Infus
    • Satuan penjualan: Botol Plastik
    • Kemasan: Botol Plastik @ 500 ml dengan Penutup Karet
    • Farmasi: Otsuka Indonesia

Kegunaan KA-EN

KA-EN diindikasikan untuk memelihara keseimbangan elektrolit dan air untuk pasien yang tidak memperoleh makanan yang tidak cukup.

Dosis & Cara Penggunaan KA-EN

Obat Keras. Harus dengan Resep Dokter.

Dosis bersifat individual, disesuaikan dengan berat badan, usia, dan kondisi pasien.

Efek Samping KA-EN

  • Intoksikasi cairan
  • Tromboflebitis (peradangan pada pembuluh darah balik)
  • Edema paru, otak, dan perifer.

Kontraindikasi
Tidak boleh diberikan pada penderita gangguan irama jantung, muatan natrium yang berlebihan, penderita hiperkalemia (kadar kalium lebih dari normal), oliguria (pengeluaran urin kurang dari 400 ml/kg/hari pada orang dewasa).

 

Artikel
    Penyakit Terkait