Sukses

Pengertian Iopamidol

Iopamidol adalah obat yang digunakan sebagai media radiografi untuk prosedur diagnosa. Iopamidol membuat pembuluh darah dan organ menjadi lebih jelas ketika pemeriksaan dengan sinar X atau CT scan, sehingga dokter menjadi lebih mudah untuk menentukan diagnosa.

Keterangan Iopamidol

  • Golongan: Obat Keras
  • Kelas Terapi: Radiografik dan Diagnostik
  • Kandungan: Iopamidol 755.3 mg
  • Bentuk: Injeksi
  • Satuan Penjualan: Botol
  • Kemasan: Box, 1 Botol @ 100 mL
  • Farmasi: Dexa Medica/ Ferron Par Pharmaceuticals.

Kegunaan Iopamidol

Iopamidol digunakan sebagai media kontras radiografi untuk prosedur diagnostik.

Dosis & Cara Penggunaan Iopamidol

Iopamidol termasuk dalam golongan obat keras, sebaiknya penggunaan obat ini sesuai dengan anjuran resep dokter dan tenaga medis profesional. Dosis dan kekuatan yang digunakan tergantung pada prosedur dan rute pemberian yang digunakan.

Cara Penyimpanan
Simpan pada suhu antara 20-25 derajat Celcius.

Efek Samping Iopamidol

Efek samping yang mungkin terjadi selama penggunaan Iopamidol, antara lain:

  • Aritmia (gangguan irama jantung)
  • Kejang arteri
  • Vasodilatasi
  • Angina
  • Pusing
  • Kebingungan
  • Gangguan penglihatan
  • Kejang
  • Kelumpuhan
  • Koma
  • Amnesia sementara
  • Nyeri di area injeksi
  • Pucat
  • Edema periorbital dan wajah
  • Batuk, bersin, rinitis, asma, edema laring, sesak dada
  • Mata gatal berair
  • Kejang otot, gerakan kaki tidak sadar (tremor)
  • Sakit perut dan tersedak parah.

Kontraindikasi
Hindari penggunaan Iopamidol bukan untuk penggunaan intratekal.

Interaksi obat
Berikut adalah beberapa Interaksi obat yang umumnya terjadi saat penggunaan Iopamidol:
Dapat meningkatkan risiko toksisitas ginjal pada pasien dengan gangguan hati atau empedu yang diketahui atau diduga diberikan bersamaan dengan agen kolesistografi oral.

Kategori kehamilan
Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) mengategorikan Iopamidol ke dalam Kategori B:
Studi pada reproduksi hewan tidak menunjukkan risiko janin, tetapi tidak ada studi terkontrol pada wanita hamil atau studi reproduksi hewan telah menunjukkan efek buruk (selain penurunan kesuburan) yang tidak dikonfirmasi dalam studi terkontrol pada wanita hamil trimester pertama (dan tidak ada bukti risiko pada trimester berikutnya).

Artikel
    Penyakit Terkait