Sukses

Pengertian Interbi

Interbi mengandung terbinafine sebagai zat aktifnya. Interbi digunakan untuk membantu mengobati berbagai infeksi yang disebabkan oleh jamur pada kulit seperti kurap, panu dan kadas. Interbi bekerja dengan mencegah pertumbuhan jamur dan membunuh jamur yang menjadi penyebab infeksi. Interbi hanya dapat digunakan oleh orang dewasa dan remaja yang berusia 16 tahun ke atas. Hindari penggunaan Interbi pada anak-anak, ibu hamil dan menyusui.

Keterangan Interbi

  1. Interbi Tablet
    • Golongan: Obat Keras
    • Kelas Terapi: Antijamur
    • Kandungan: Terbinafine 250 mg
    • Bentuk: Cream
    • Satuan Penjualan: Tube
    • Kemasan: Box, 2 Strip @ 6 Tablet
    • Farmasi: Interbat 
  2. Interbi Cream

    • Golongan: Obat Keras
    • Kelas Terapi: Antijamur
    • Kandungan: Terbinafine 1 %
    • Bentuk: Cream
    • Satuan Penjualan: Tube
    • Kemasan: Tube @ 5 gram
    • Farmasi: Interbat
    • Harga: Rp 32.000 - Rp 65.000 / Tube.

Kegunaan Interbi

Interbi digunakan sebagai obat infeksi jamur pada kulit.

Dosis & Cara Penggunaan Interbi

Interbi merupakan obat yang termasuk ke dalam golongan obat keras sehingga pada setiap pembeliannya harus menggunakan resep dokter. Selain itu, dosis penggunaan interbi juga harus dikonsultasikan dengan dokter terlebih dahulu sebelum digunakan, karena dosis penggunaannya berbeda-beda setiap individu. Aturan penggunaan Interbi secara umum adalah:

  • Interbi Tablet 
    Dewasa: 250 mg, sekali sehari. Masa pengobatan adalah sekitar 2-4 minggu untuk tinea cruris, 4 minggu untuk tinea corporis, 2-6 minggu untuk tinea pedis, dan 6-12 minggu untuk jamur kuku.
  • Interbi Krim 
    Dewasa: Krim 1%, oleskan sebanyak 1-2 kali sehari pada bagian yang terinfeksi. Masa pengobatan adalah sekitar 1-2 minggu untuk tinea corporis dan tinea cruris, 1 minggu untuk tinea pedis, dan 2 minggu untuk candidiasis kulit dan panu.

Cara Penyimpanan
Simpan pada suhu di bawah 25 derajat Celcius.

Efek Samping Interbi

Efek samping yang mungkin terjadi adalah:

  • Sakit kepala
  • Ruam
  • Gatal-gatal
  • Mual dan Muntah
  • Diare
  • Sakit maag
  • Nyeri lambung.

Overdosis
Penggunaan Terbinafine yang melebihi dosis dapat menyebabkan gejala sakit kepala, mual, sakit perut bagian atas, dan pusing.

Kontraindikasi
Hindari pemberian pada pasien penderita gangguan fungsi hati, gangguan fungsi ginjal, penurunan jumlah sel darah putih, ruam kulit, dan lupus.

Interaksi Obat

  • Jika dikonsumsi bersama dengan cimetidine, fluconazole, amiodarone, atau ketoconazole dapat meningkatkan kadar terbinafine dalam darah
  • Jika dikunsumsi bersama dengan rifampicin dapat mengurangi kadar terbinafine dalam darah
  • Jika digunakan dengan pil KB dapat menyebabkan gangguan mensturasi.

Kategori Kehamilan
Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) mengkategorikan Interbi ke dalam Kategori B:
Studi pada reproduksi hewan tidak menunjukkan risiko janin, tetapi tidak ada studi terkontrol pada wanita hamil atau studi reproduksi hewan telah menunjukkan efek buruk (selain penurunan kesuburan) yang tidak dikonfirmasi dalam studi terkontrol pada wanita hamil trimester pertama (dan tidak ada bukti risiko pada trimester berikutnya).

Artikel
    Penyakit Terkait