Sukses

Pengertian Inha

Inha adalah obat yang mengandung zat aktif Isoniazid dan Pyridoxine atau Vitamin B6. Inha termasuk dalam golongan obat anti tuberkulosis, Inha bekerja dengan cara menghentikan pertumbuhan bakteri. Inha digunakan untuk membantu mengobati infeksi tuberkulosis aktif (TB) dan Pyridoxine yang digunakan untuk mengatasi efek samping dari Isoniazid yaitu kerusakan saraf. Inha juga digunakan secara tersendiri untuk mencegah infeksi Tuberkulosis aktif pada orang yang mungkin terinfeksi dengan bakteri TB (orang dengan tes kulit TB positif). Inha yang tidak perlu atau penyalahgunaan inha dapat menyebabkan efektivitasnya menurun. Hindari penggunaan Inha pada ibu hamil dan menyusui.

Keterangan Inha

  • Golongan: Obat Keras.
  • Kelas Terapi: Anti Tuberkulosis.
  • Kandungan: Isoniazid 400 mg dan Pyridoxine (Vitamin B6) 10 mg.
  • Bentuk: Tablet.
  • Satuan Penjualan: Strip.
  • Kemasan: Box, 10 Strip @ 10 Tablet.
  • Farmasi: Mersifarma Tirmaku
  • Harga: Rp 6.000 - Rp 18.000 / Strip.

Kegunaan Inha

Inha digunakan untuk mengobati infeksi tuberkulosis yang di sebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis, serta mencegah kerusakan saraf.

Dosis & Cara Penggunaan Inha

Inha merupakan obat yang termasuk ke dalam golongan obat keras sehingga pada setiap pembeliannya harus menggunakan resep dokter. Selain itu, dosis penggunaan inha juga harus dikonsultasikan dengan dokter terlebih dahulu sebelum digunakan, karena dosis penggunaannya berbeda-beda setiap individu. Aturan penggunaan Inha secara umum adalah:

  • Pencegahan
    Anak: 5-10 mg/kg berat badan per hari. Maksimal 300 mg/hari.
  • Pengobatan
    Dewasa: 1 tablet, diminum satu kali sehari atau berdasarkan berat badan (5 mg/kg berat badan per hari). Maksimal 300 mg/hari.
    Anak: 10-20 mg/kg berat badan per hari untuk dosis tunggal. Maksimal 300 mg/hari.

Cara Penyimpanan
Simpan pada suhu di bawah 30 derajat Celcius.

Efek Samping Inha

Efek samping yang mungkin terjadi adalah:

  • Mual, muntah.
  • Tekanan epigastrium.
  • Hepatitis.
  • Kontraksi otot
  • Hiperglikemia (kadar gula darah lebih tinggi dari normal)
  • Kerusakan saraf perifer
  • Gangguan saluran pencernaan

Kontraindikasi
Hindari penggunaan Inha pada pasien yang memiliki indikasi hepatitis atau penyakit hati yang diinduksi obat, epilepsi, insufisiensi ginjal.

Interaksi Obat
Berikut adalah beberapa Interaksi obat yang umumnya terjadi saat penggunaan Inha:
Aminosalisilat, antasida, disulfiram, teofilin, karbamazepin. Peningkatan risiko hepatotoksisitas dengan rifampisin.

Artikel
    Penyakit Terkait