Sukses

Pengertian Ikamicetin

Ikamicetin adalah obat salep yang mengandung kloramfenikol. Obat ini digunakan untuk mengatasi infeksi akibat bakteri, seperti infeksi kulit, luka yang terkena infeksi, dan infeksi sistemik.

Kloramfenikol bekerja dengan cara membunuh bakteri yang menjangkit di dalam tubuh dan mencegahnya tumbuh kembali.

Artikel Lainnya: Mari Kenali Bahaya Bakteri Staphylococcus Aureus

Keterangan Ikamicetin

Ikamicetin

  • Golongan: Obat Keras
  • Kelas Terapi: Antibiotik Topikal
  • Kandungan: Kloramfenikol 20 mg/gram
  • Bentuk: Salep
  • Satuan Penjualan: Tube
  • Kemasan: Tube @ 15 Gram
  • Farmasi: Ikapharmindo Putramas
  • Harga: Rp 8.000 - Rp 20.000/ Tube

Kegunaan Ikamicetin

Ikamicetin berfungsi untuk mengatasi infeksi yang disebabkan oleh bakteri, seperti infeksi kulit, luka yang terkena infeksi, serta infeksi sistemik akibat bakteri merugikan.

Artikel Lainnya: Deretan Masalah Kulit yang Sering Muncul di Musim Hujan

Dosis dan Cara Penggunaan Ikamicetin

Ikamicetin merupakan obat keras yang membutuhkan resep dokter.

Dosis umum: oleskan tipis-tipis pada kulit yang terkena infeksi sebanyak 3-4 kali sehari.

Cara Penyimpanan Ikamicetin

Simpan pada suhu di bawah 30 derajat Celsius.

Efek Samping Ikamicetin

Efek samping yang mungkin terjadi adalah:

  • Reaksi alergi pada kulit
  • Dapat terjadi infeksi lainnya pada pasien yang hipersensitif pada kandungan obat

Artikel Lainnya: Kena Infeksi Bakteri tapi Alergi Antibiotik, Apa Solusinya?

Kontraindikasi

Sebaiknya tidak digunakan pada pasien dengan riwayat hipersensitif terhadap kloramfenikol.

Interaksi Obat

Penggunaan Ikamicetin dengan obat tertentu dapat memicu interaksi, seperti:

  • Sebaiknya tidak digunakan apabila sedang menggunakan obat sumsum tulang
  • Sebaiknya tidak digunakan apabila riwayat alergi terhadap kloramfenikol
  • Tidak digunakan apabila sedang menggunakan phenobarbital dan rifampin

Kategori Kehamilan

Kategori C: Studi pada binatang memperlihatkan bahwa obat berefek buruk terhadap janin. Akan tetapi, belum ada studi yang memadai pada wanita hamil. 

Peringatan Menyusui

Kloramfenikol terserap ke dalam ASI. Jangan menggunakan obat tanpa berbicara terlebih dahulu kepada dokter.

Artikel
    Penyakit Terkait