Sukses

Pengertian Hytroz

Hytroz adalah obat untuk mengobati hipertensi dan gejala pembesaran prostat (benign prostatic hyperplasia/ BPH). 

Hytroz mengandung Terazosin HCl. Obat ini dapat digunakan secara tunggal atau dikombinasikan dengan obat lain. 

Keterangan Hytroz

Berikut adalah keterangan obat Hytroz, mulai dari golongan obat hingga harga Hytroz:

  • Golongan: Obat Keras.
  • Kelas Terapi: Obat Untuk Penyakit Saluran Kemih dan Prostat.
  • Kandungan: Terazosin HCl 1 mg; Terazosin HCl 2 mg.
  • Bentuk: Tablet.
  • Satuan Penjualan: Strip.
  • Kemasan: Strip @ 10 Tablet.
  • Farmasi: Dexa Medica.
  • Harga: Rp. 43.000 – Rp. 110.000/ Strip.

Kegunaan Hytroz

Fungsi Hytroz adalah untuk mengobati hipertensi serta gejala pembesaran prostat.

Artikel Lainnya: Benarkah Hipertensi Menyebabkan Impotensi? Ini Faktanya!

Dosis & Cara Penggunaan Hytroz

Hytroz tergolong obat keras. Oleh karena itu, obat ini hanya dapat dibeli dengan resep dokter. 

Adapun aturan penggunaan obat Hytroz adalah sebagai berikut:

  1. Pengobatan benign prostatic hyperplasia

  • Dosis awal: diminum 1 mg sebelum tidur malam. Perlahan ditingkatkan dosis dengan jarak waktu 7 hari sesuai respons yang diberikan.
  • Dosis pemeliharaan: 5-10 mg sekali sehari.
  1. Pengobatan hipertensi 

  • Dosis awal: diminum 1 mg sebelum tidur malam. Perlahan ditingkatkan dosis dengan jarak waktu 7 hari sesuai respons yang diberikan.
  • Dosis pemeliharaan: 2-10 mg sekali sehari. Maksimal: 20 mg per hari dalam 1-2 dosis terbagi. Hytroz dapat diminum sebelum maupun sesudah makan.

Cara Penyimpanan Hytroz

Simpan pada suhu 25 derajat Celsius, di tempat yang kering dan terhindar dari paparan cahaya langsung.

Artikel Lainnya: Pembesaran Prostat, Haruskah Dioperasi?

Efek Samping Hytroz

Efek samping selama penggunaan Hytroz yang dapat dialami pasien, antara lain:

  • Mengantuk.
  • Pusing.
  • Mual.
  • Hidung tersumbat.
  • Mudah lelah.
  • Edema perifer.
  • Hipotensi postural.
  • Takikardia.
  • Sesak napas.
  • Sinusitis.
  • Penglihatan kabur.
  • Impotensi.

Overdosis

Gejala overdosis obat Hytroz yang dapat terjadi adalah hipotensi akut. Sementara itu, penanganan pada pasien overdosis hanya dapat dilakukan oleh dokter.

Artikel Lainnya: Menyingkap Fakta di Balik Mitos Prostat yang Menyesatkan

Kontraindikasi

Hindari menggunakan Hytroz jika mempunyai kondisi sebagai berikut:

  • Anak-anak.
  • Hipersensitif terhadap kandungan Hytroz.

Interaksi Obat

Hytroz sebaiknya tidak digunakan bersamaan dengan obat-obat berikut:

  • Golongan obat diuretik (hydrochlorothiazide, furosemide).
  • Golongan obat ACE inhibitors (captopril, enalapril).
  • Golongan obat penghambat fosfodiesterase tipe 5 (misalnya sildenafil, tadalafil).
  • Verapamil.

Kategori Kehamilan

Kategori C: Studi pada hewan telah menunjukkan adanya bahaya terhadap janin. Namun, penelitian yang menunjukkan hasil serupa pada wanita hamil masih belum memadai. 

Peringatan Menyusui

Tidak diketahui apakah terserap ke dalam ASI. Gunakanlah sesuai dengan anjuran dokter.

Artikel
    Penyakit Terkait