Sukses

Pengertian Hytrin

Hytrin merupakan obat berbentuk tablet yang mengandung terazosin HCl. Fungsi obat Hytrin adalah untuk membantu menangani gangguan saluran kemih, gangguan prostat, serta hipertensi. Hytrin tersedia dalam dua varian dosis, di antaranya hytrin 1 mg dan hytrin 2 mg.

Terazosin yang terkandung dalam Hytrin bekerja dengan merelaksasi pembuluh darah perifer yang menyebabkan penurunan tekanan darah secara bertahap.

Artikel Lainnya: Pengaruh Infeksi Saluran Kemih terhadap Kehamilan

Keterangan Hytrin

Sebelum penggunaan obat Hytrin, ada baiknya mengetahui keterangan-keterangan berikut ini:

  • Golongan: Obat Keras.
  • Kelas Terapi: Antihipertensi Golongan Lain.
  • Kandungan: Terazosin HCl 1 mg; Terazosin HCl 2 mg.
  • Bentuk: Tablet.
  • Satuan Penjualan: Strip.
  • Kemasan: Strip @ 14 Tablet.
  • Farmasi: Abbott Indonesia.
  • Harga: Rp. 150.000 - Rp. 330.000/ Strip.

Kegunaan Hytrin

Hytrin digunakan untuk menangani masalah saluran kemih, prostat, serta dapat menurunkan tekanan darah tinggi.

Artikel Lainnya: Pembesaran Prostat, Haruskah Dioperasi?

Dosis dan Cara Penggunaan Hytrin

Hytrin termasuk obat keras. Oleh sebab itu, obat ini hanya dapat dibeli melalui resep dokter.

Adapun aturan penggunaan obat Hytrin adalah sebagai berikut:

1. Hipertensi monoterapi atau kombinasi dengan diuretik atau agen antihipertensi lainnya

  • Dosis awal: 1 mg diminum sebelum tidur, dosis dapat ditingkatkan secara bertahap pada jarak waktu mingguan sesuai dengan respons pasien.
  • Dosis pemeliharaan: dosis 2-10 mg diminum satu kali per hari. Maksimal: 20 mg per hari dalam satu atau dua dosis terbagi.

2. Hiperplasia prostat jinak

  • Dosis awal: 1 mg diminum sebelum tidur, dosis dapat ditingkatkan secara bertahap setiap minggu sesuai dengan respons pasien.
  • Dosis pemeliharaan: dosis 5-10 mg diminum satu kali per hari.

Cara Penyimpanan Hytrin

Simpan pada suhu di bawah 25 derajat Celsius, di tempat kering dan terhindar dari cahaya.

Artikel Lainnya: Inilah 9 Kebiasaan yang Bikin Risiko Hipertensi Meningkat

Efek Samping Hytrin

Efek samping Hytrin yang mungkin terjadi selama penggunaan, antara lain:

  • Mengantuk.
  • Pusing.
  • Hidung tersumbat.
  • Mual.
  • Edema perifer.
  • Sakit pinggang.
  • Jantung berdebar.
  • Denyut jantung cepat.
  • Gelisah.
  • Kesemutan.

Overdosis

Gejala overdosis Hytrin yang dapat terjadi adalah hipotensi akut. Untuk kasus overdosis, hanya boleh ditangani oleh tenaga medis profesional.

Artikel Lainnya: Menyingkap Fakta di Balik Mitos Prostat yang Menyesatkan

Kontraindikasi

Hindari penggunaan pada pasien yang memiliki riwayat pingsan selama menjalani pengobatan pembesaran prostat jinak.

Interaksi Obat

Hindari penggunaan Hytrin bersamaan dengan obat-obat berikut:

  • Golongan obat ACE inhibitors (captopril, enalapril).
  • Golongan obat diuretik (hydrochlorothiazide, furosemide).
  • Verapamil.
  • Golongan obat penghambat fosfodiesterase tipe 5 (PDE5) (misalnya sildenafil, tadalafil).

Kategori Kehamilan

Kategori C: Telaah pada hewan telah menunjukkan bahwa obat ini berdampak buruk pada janin. Namun, penelitian dengan hasil yang serupa terhadap wanita hamil masih belum ada yang cukup baik.

Peringatan Menyusui

Tidak diketahui apakah Hytrin dapat terserap ke dalam ASI. Gunakan dengan hati-hati dan sesuai dengan anjuran dokter.

Artikel
    Penyakit Terkait