Sukses

Pengertian Hufamycetin

Hufamycetin adalah obat yang mengandung Chloramphenicol. Hufamycetin digunakan untuk mengatasi infeksi yang diakibatkan oleh bakteri. Hufamycetin bekerja dengan menghambat pembentukan protein yang dibutuhkan oleh bakteri untuk membentuk dinding sel bakteri. Hufamycetin adalah antibiotik dengan spektrum kinerja yang luas; artinya dapat digunakan untuk melawan infeksi dari berbagai jenis bakteri sekaligus. 

Keterangan Hufamycetin

  1. Hufamycetin Kapsul
    • Golongan: Obat Keras
    • Kelas Terapi: Antibiotik
    • Kandungan: Chloramphenicol 250 mg
    • Bentuk: Kapsul
    • Satuan Penjualan: Strip
    • Kemasan: Box, 10 Strip @ 10 Kapsul
    • Farmasi: Gratia Husada Farma
    • Harga: Rp. 5.800 - Rp. 15.000/ Strip
  2. Hufamycetin Suspensi
    • Golongan: Obat Keras
    • Kelas Terapi: Antibiotik
    • Kandungan: Chloramphenicol 125 mg/ 5 ml
    • Bentuk: Suspensi
    • Satuan Penjualan: Botol
    • Kemasan: Box, Botol @ 60 ml
    • Farmasi: Gratia Husada Farma
    • Harga: Rp. 9.000 - Rp. 20.000/ Botol

Kegunaan Hufamycetin

Hufamycetin digunakan untuk mengatasi infeksi yang disebabkan oleh bakteri.

Dosis & Cara Penggunaan Hufamycetin

Hufamycetin merupakan obat yang termasuk ke dalam golongan obat keras sehingga pada setiap pembeliannya harus menggunakan resep Dokter. Selain itu, dosis penggunaan hufamycetin juga harus dikonsultasikan dengan Dokter terlebih dahulu sebelum digunakan, karena dosis penggunaannya berbeda-beda setiap individu tergantung berat tidaknya penyakit yang diderita. Aturan penggunaan:

  1. Hufamycetin Kapsul
    • Bayi usia > 2 minggu: dosis 50 mg/ kg berat badan/ hari dalam 3 – 4 dosis terbagi.
    • Bayi usia < 2 minggu: dosis 25 mg / kg berat badan / hari dalam 4 – 6 dosis terbagi.
    • Dewasa: 1-2 kapsul, diminum 4 kali sehari.
  2. Hufamycetin Suspensi
    • Bayi usia > 2 minggu: dosis 50 mg/ kg berat badan/ hari dalam 3 – 4 dosis terbagi.
    • Bayi usia < 2 minggu: dosis 25 mg / kg berat badan / hari dalam 4 – 6 dosis terbagi.

Cara Penyimpanan
Simpan pada suhu di bawah 25 derajat Celcius, di tempat kering dan terhindar dari cahaya.

Efek Samping Hufamycetin

Efek samping yang mungkin terjadi selama penggunaan Hufamycetin antara lain:

  • Gangguan penglihatan
  • Mual, muntah
  • Diare, sembelit
  • Pusing dan sakit kepala
  • Demam

Kontraindikasi
Hindari penggunaan Hufamycetin pada pasien yang memiliki indikasi:

  • Hipersensitif
  • Riwayat diskrasia darah (misalnya anemia aplastik), porfiria akut, imunisasi aktif
  • Kehamilan dan menyusui
  • Pemberian obat secara bersamaan dengan golongan obat depresi sumsum tulang

Interaksi Obat
Hindari penggunaan Hufamycetin bersamaan dengan obat-obat berikut:

  • Antikoagulan kumarin (misalnya dicoumarol, warfarin)
  • Hipoglikemia tertentu (misalnya klorpropamid, tolbutamid)
  • Antiepilepsi (misalnya fenitoin)
  • Penginduksi enzim hati (misalnya fenobarbital, rifampisin) 
  • Fe (zat besi) dan vitamin B12
  • Kontrasepsi oral yang mengandung estrogen
  • Inhibitor kalsineurin (misalnya tacrolimus, ciclosporin).
  • Berpotensi Fatal: Peningkatan toksisitas hematologis dengan obat-obatan yang menyebabkan depresi sumsum tulang (misalnya agen sitotoksik, sulfonamid).

Kategori Kehamilan
Keamanan kehamilan menurut FDA (Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat) mengkategorikan Hufamycetin ke dalam Kategori C dengan penjelasan sebagai berikut:
Studi pada hewan telah menunjukkan efek buruk pada janin (teratogenik atau embriosidal atau lainnya) dan tidak ada studi terkontrol pada wanita atau studi pada wanita dan hewan tidak tersedia. Obat diberikan hanya jika manfaat yang yang diperoleh lebih besar dari potensi risiko pada janin.

Perhatian Menyusui
Hufamycetin terserap kedalam ASI; hentikan penggunaan obat atau jangan menyusui selama mengkonsumsi Hufamycetin. Tetap konsultasikan pada dokter sebelum mengkonsumsi obat ini.

Artikel
    Penyakit Terkait