Sukses

Pengertian Hufadextamin

Hufadextamin adalah obat yang mengandung kombinasi dua obat yaitu Dexamethasone dan Dexchlorphenamine maleat. Kombinasi kedua obat ini digunakan untuk mengatasi gejala-gejala alergi dan peradangan seperti gatal-gatal pada kulit, dermatitis (eksim), reaksi alergi obat, rhinitis alergi, asma, dan lain-lain.

Keterangan Hufadextamin

  • Golongan: Obat Keras
  • Kelas Terapi: Antialergi dan Kortikosteroid
  • Kandungan: Dexamethasone 0.5 mg dan Dexchlorphenamine maleat 2 mg
  • Bentuk: Tablet
  • Satuan Penjualan: Strip
  • Kemasan: Dus, 10 Strip @ 10 Tablet
  • Farmasi: PT. Gratia Husada Pharma

Kegunaan Hufadextamin

Hufadextamin digunakan untuk mengobati gejala-gejala alergi dan peradangan.

Dosis & Cara Penggunaan Hufadextamin

Obat Keras. Harus dengan Resep Dokter. Aturan penggunaan:

  • Dosis dewasa: 1 - 2 tablet yang diminum 3 - 4 kali sehari.
  • Dosis anak - anak: ½ tablet diminum 3-4 kali sehari.

Efek Samping Hufadextamin

Efek samping yang dapat timbul yaitu:
1. Sedasi (efek penenang)
2. Urtikaria (gatal biduran)
3. Ruam
4. Menggigil
5. Kekeringan pada mulut, hidung dan tenggorokan.

Kontraindikasi:
Hati-hati penggunaan Hufadextamin pada pasien:
1. Tukak lambung
2. Obstruksi piloro duodenal
3. Hipertrofi prostat
4. Obstruksi struktural kandung kencing
5. Penyakit kardiovaskuler
6. Kenaikan tekanan intraokuler mata, dan hipertiroidisme.

Interaksi Obat:

  • Penggunaan Hufadextamin dengan alkohol dan depresan sistem saraf pusat (barbiturate, opioid analgesics, hipnotik, sedatif, tranquilizers) dapat meningkatkan efek adiktif.
  • Penggunaan Hufadextamin dengan MAO inhibitors dapat memperpanjang dan mengintensifkan efek antikolinergik (pengeringan) antihistamin.

Kategori Kehamilan:
Keamanan kehamilan menurut FDA (Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat) mengkategorikan Hufadextamin Tablet ke dalam Kategori C dengan penjelasan sebagai berikut:

Studi pada hewan telah menunjukkan efek buruk pada janin (teratogenik atau embriosidal atau lainnya) dan tidak ada studi terkontrol pada wanita atau studi pada wanita dan hewan tidak tersedia. Obat diberikan hanya jika manfaat yang yang diperoleh lebih besar dari potensi risiko pada janin.

Artikel
    Penyakit Terkait