Sukses

Pengertian Hisdane

Hisdane adalah obat yang diproduksi oleh PT. Coronet Crown dalam bentuk sediaan tablet dan sirup. Hisdane mengandung Terfenadine yang digunakan sebaga untuk mengobati kondisi alergi. Terfenadine merupakan turunan piperidine yang dapat menghambat kerja senyawa histamin (senyawa yang muncul akibat reaksi alergi).

Keterangan Hisdane

  1. Hisdane Sirup
    • Golongan: Obat Keras
    • Kelas Terapi: Antialergi
    • Kandungan: Terfenadine 30 mg/ 5 ml
    • Bentuk: Sirup
    • Satuan Penjualan: Botol
    • Kemasan: Dus, Botol @ 60 mL
    • Farmasi: PT. Coronet Crown
    • Harga: Rp. 50.000 - Rp. 110.000/ Botol
  2. Hisdane Tablet
    • Golongan: Obat Keras
    • Kelas Terapi: Antialergi
    • Kandungan: Terfenadine 60 mg
    • Bentuk: Tablet
    • Satuan Penjualan: Strip
    • Kemasan: Dus, Strip @ 10 Tablet
    • Farmasi: PT. Coronet Crown
    • Harga: Rp. 12.000 - Rp. 26.000/ Strip

Kegunaan Hisdane

Hisdane digunakan untuk mengobati gejala alergi, seperti bersin-bersin, mata merah, hidung gatal akibat alergi.

Dosis & Cara Penggunaan Hisdane

Hisdane termasuk dalam golongan obat keras sehingga hanya bisa didapatkan dan digunakan berdasarkan resep dokter.

  1. Hisdane Tablet
    • Dewasa usia > 12 tahun dengan berat badan> 50 kg: 1-2 tablet perhari diminum pada pagi hari atau 1 tablet diminum 2 kali sehari. Maksimal 2 tablet setiap hari.
  2. Hisdane Sirup
    • Dewasa usia > 12 tahun dengan berat badan> 50 kg: 2 sendok takar perhari.
    • Anak usia 6-11 tahun: 1-2 sendok takar perhari.
    • Anak usia 2-6 tahun: ½-1 sendok takar perhari.

Cara Penyimpanan
Simpan pada suhu di bawah 30 derajat Celcius.

Efek Samping Hisdane

Efek samping yang mungkin timbul adalah:

  • Sakit kepala
  • Gangguan Saluran pencernaan
  • Keringat berlebih
  • Jantung berdebar
  • Insomnia
  • Pusing
  • Pingsan
  • Gangguan irama jantung

Kontraindikasi

  • Tidak boleh diberikan pada pasien yang hipersensitif terhadap komponen dalam obat
  • Tidak boleh diberikan pada penderita porfiria

Interaksi Obat

  • Peningkatan risiko aritmia ventrikel bila diberikan bersamaan dengan antijamur triazol dan imidazol, antibakteri makrolida, antibakteri streptogramin, SSRI, penghambat HIV-protease dan penghambat transkriptase balik non-nukleosida, obat aritmogenik, diuretik, astemizol, dan zileutron.
Artikel
    Penyakit Terkait