Sukses

Pengertian Hexavask

Hexavask adalah obat yang membantu mengobati penyakit hipertensi (darah tinggi). Hexavask mengandung Amlodipine, yang merupakan antagonis kalsium golongan dihydropirydine (antagonis ion kalsium) yang menghambat influks ion kalsium melalui membran ke dalam otot polos vaskular dan otot jantung sehingga mempengaruhi kontraksi otot polos vaskuler dan otot jantung. Amlodipine menghambat influks ion kalsium secara selektif, di mana sebagian besar mempunyai efek pada sel otot polos vaskular dibandingkan sel otot jantung.

Keterangan Hexavask

  • Golongan: Obat Keras.
  • Kelas Terapi: Antagonis Kalsium/ Anti Angina.
  • Kandungan: Amlodipine besylate 5 mg ; Amlodipine besylate 5 mg.
  • Bentuk: Tablet.
  • Satuan Penjualan: Tablet.
  • Kemasan: Box, 5 Strip @ 10 tablet
  • Farmasi: Finusolprima Farma.

Kegunaan Hexavask

Hexavask digunakan untuk mengobati hipertensi, angina stabil kronik dan vasospastik.

Dosis & Cara Penggunaan Hexavask

Obat Keras. Harus dengan Resep Dokter.

  • Dosis awal 5 mg/hari, maksimal 10 mg/hari.
  • Titrasi dosis dilakukan tiap 7-14 hari.

Efek Samping Hexavask

Efek samping yang umum yang sering timbul: edema dan sakit kepala.

Kontraindikasi:
Hexavask sebaiknya tidak digunakan untuk kondisi dibawah ini
1. Hipotensi berat,
2. Syok kardiogenik,
3. Obstruksi saluran keluar ventrikel kiri (mis. Stenosis aorta derajat tinggi),
4. Gagal jantung setelah MI akut.

Interaksi Obat:

  • Peningkatan konsentrasi plasma sistemik dengan imunosupresan (Ciclosporin, tacrolimus).
  • Peningkatan konsentrasi serum simvastatin.
  • Peningkatan paparan dengan inhibitor enzim CYP3A4 (Protease inhibitor, antijamur azole, erythromycin, diltiazem).
  • Penurunan konsentrasi plasma dengan inBoxer CYP3A4 (mis. Rifampisin).

Kategori Kehamilan
Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) mengkategorikan Hexavask ke dalam Kategori C:
Studi pada hewan telah menunjukkan efek buruk pada janin (teratogenik atau embriosidal atau lainnya) dan tidak ada studi terkontrol pada wanita atau studi pada wanita dan hewan tidak tersedia. Obat diberikan hanya jika manfaat yang yang diperoleh lebih besar dari potensi risiko pada janin.

Artikel
    Penyakit Terkait