Sukses

Pengertian Hepatosol

Hepatosol adalah nutrisi atau makanan khusus berbentuk serbuk susu. Hepatosol mengandung nutrisi lengkap dan seimbang untuk pasien gangguan fungsi hati yang mengalami malanutrisi.

Terdapat berbagai zat gizi di dalam Hepatosol, mulai dari lemak, protein, karbohidrat, vitamin, hingga serat pangan.

Hepatosol mengandung kalori sebanyak 380 Kkal per saji. Sementara, densitas kalorinya adalah 1.04 sehingga dapat diberikan secara oral maupun sonde.

Artikel Lainnya: Sering Merasa Letih Berlebihan? Waspada Perlemakan Hati

Keterangan Hepatosol

Hepatosol terdiri dari dua varian rasa, yaitu Hepatosol Cokelat dan Hepatosol Vanila. Berikut adalah keterangan mengenai Hepatosol yang perlu diketahui:

  • Golongan: Nutrisi.
  • Kelas Terapi: Nutrisi.
  • Kandungan: Lemak 15 gram, Protein 12 gram, Karbohidrat 49 gram, Natrium 170 mg, Kalium 60 mg, Vitamin A 15% AKG, Vitamin C 10% AKG, Vitamin D3 15% AKG, Vitamin E 15% AKG, Vitamin B1 15% AKG, Vitamin B2 15% AKG, Niasin 15% AKG, Vitamin B6 10% AKG, Vitamin B12 15% AKG, Biotin 10% AKG, Kalsium 15% AKG, Fosfor 10% AKG, Besi 15% AKG, Yodium 10% AKG, Seng 10% AKG, Leusin 1.4 gram, Isoleusin 0.88 gram, Valin 0.84 gram, MCT 15 gram, Serat pangan 2 gram.
  • Bentuk: Susu.
  • Satuan Penjualan: Box.
  • Kemasan: Box, Kemasan Ganda (240 gram (3 sachet @ 80 gram)).
  • Farmasi: Sanghiang Perkasa.
  • Harga: Rp 108.000 - Rp 175.000/ Box.

Kegunaan Hepatosol

Hepatosol digunakan sebagai pangan olahan untuk keperluan medis khusus bagi pasien penyakit hati kronis.

Artikel Lainnya: Sering Minum Alkohol? Waspadai Sirosis Hati

Dosis dan Cara Penggunaan Hepatosol

Dosis dan cara penyajian Hepatosol berdasarkan petunjuk dokter/ahli gizi adalah sebagai berikut:

  • Dosis: Dapat diberikan hingga 6x per hari atau disesuaikan dengan kondisi pasien. Apabila sebagai makanan pelengkap, dapat diberikan sebanyak 1-3x per hari.
  • Cara penyajian: 300 ml air hangat + 1 sachet (± 80 gram) = 363 ml larutan.

Hepatosol dapat dipekatkan atau encerkan sesuai dengan kondisi pasien. Pada Hepatosol yang dipekatkan, perhatikan densitasnya khususnya jika diberikan melalui sonde.

Selain itu, hindari menyajikan Hepatosol dengan air panas agar kandungan proteinnya tidak rusak.

Cara Penyimpanan Hepatosol

Pada Hepatosol yang belum dilarutkan: tahan selama 1 bulan apabila tetap di kantung alumuniumnya. Simpan di tempat yang sejuk dan kering. Hindari memindahkan Hepatosol ke tempat lain karena bisa membuat stabilitasnya terganggu. Apabila disimpan di dalam stoples, pastikan bersama dengan kantung alumuniumnya.

Pada Hepatosol yang telah dilarutkan: Harus sudah diminum dalam lima jam. Apabila belum habis, dapat disimpan dalam lemari es namun setelahnya tidak boleh dipanaskan atau dimasukkan ke dalam microwave.

Efek Samping Hepatosol

Belum ada efek samping yang dilaporkan.

Artikel
    Penyakit Terkait