Sukses

Pengertian Graperide

Graperide adalah obat yang mengandung Cyproheptadine HCl yang digunakan untuk mengobati alergi seperti mata berair, ingusan, mata gatal, hidung gatal, bersin, gatal-gatal dan kesemutan. Obat ini bekerja dengan cara menghalangi zat alami tertentu (histamine) yang tubuh Anda keluarkan selama reaksi alergi, obat ini juga bekerja menghalangi zat alami lain dari dalam tubuh anda (serotonin).

Keterangan Graperide

  • Golongan: Obat Keras
  • Kelas Terapi: Antihistamin dan antialergi
  • Kandungan: Cyproheptadine hydrochloride 4 mg
  • Bentuk: Tablet
  • Satuan Penjualan: Strip
  • Kemasan: Box, 10 Strip @ 10 Tablet
  • Farmasi: PT Graha Farma
  • Harga: Rp 1.000 - Rp 4.000 / Strip.

Kegunaan Graperide

Graperide digunakan untuk mengobati alergi seperti mata berair, ingusan, mata gatal, hidung gatal, bersin, gatal-gatal dan kesemutan.

Dosis & Cara Penggunaan Graperide

Graperide termasuk dalam golongan obat keras sehingga penggunaannya harus berdasarkan resep dokter. Aturan penggunaan Graperide secara umum adalah sebagai berikut:

  • Alergi
    • Dosis lazim 4 mg, 3-4 kali sehari; rentang dosis: 4-20 mg sehari. Maksimal: 32 mg sehari;
    • Anak di bawah 2 tahun tidak dianjurkan;
    • Anak usia 2-6 tahun: 2 mg, 2-3 kali/hari, maksimal 12 mg/hari;
    • Anak usia 7-14 tahun: 4 mg 2-3 kali/hari, maksimal 16 mg/hari.
  • Migren: 4 mg diikuti dengan 4 mg setelah 30 menit bila perlu; dosis penunjang: 4 mg tiap 4-6 jam.

Cara Penyimpanan
Simpan pada suhu 20-25 derajat Celcius.

Efek Samping Graperide

Efek samping yang dapat timbul yaitu:

  • Sedasi (Obat untuk menengangkan pasien saat cemas)
  • Mengantuk
  • Retardasi psikomotor (Gerakan yang terjadi secara perlahan)
  • Kebingungan
  • Kegelisahan
  • Gugup
  • Tremor (Gemetaran)
  • Kejang
  • Halusinasi
  • Mual
  • Muntah
  • Sakit kepala
  • Retensi urin (Kesulitan untuk mengosongkan kandung kemih)
  • Mulut kering
  • Diare
  • Anemia Hemolitik (Penurunan jumlah sel darah merah)
  • Leukopenia (Kekurangan sel darah putih)
  • Agranulositosis (Kondisi akut Leukopenia)
  • Trombositopenia (Kekurangan trombosit)
  • Penglihatan kabur
  • Gangguan pencernaan
  • Kenaikan berat badan.

Overdosis

  • Gejala overdosis Cyproheptadine antara lain depresi SSP (sistem saraf pusat) terhadap stimulasi, mulut kering, pupil, pupil melebar, memerah dan gangguan saluran pencernaan.
  • Jika terjadi overdosis, lakukan induksi muntah dengan sirup ipecac (oleh tenaga medis). Jika tidak dapat muntah, lakukan bilas lambung diikuti dengan pemberian arang aktif. Saline katartik dapat bermanfaat untuk pengenceran cepat isi usus secara osmosis. Vasopresor dapat digunakan untuk hipotensi.

Kontraindikasi
Hindari pengunaan pada pasien dengan kondisi seperti:

  • Riwayat Asma
  • Glaukoma (Kondisi mata yang dapat menyebabkan kebutaan)
  • Tekanan darah tinggi
  • Penyakit jantung
  • Tiroid Overaktif (kondisi terlalu banyaknya hormon tiroksin yang dihasilkan oleh kelenjar tiroid di dalam tubuh).

Interaksi Obat

  • Ketokonazole (Obat antijamur)
  • Erythromycin (Antibiotik)
  • Cimetidine (Obat penghambat H2)
  • Furanocoumarin
  • Amprenavir (Obat infeksi HIV).

Kategori Kehamilan
Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) mengkategorikan Graperide ke dalam Kategori B: Studi pada reproduksi hewan tidak menunjukkan risiko janin, tetapi tidak ada studi terkontrol pada wanita hamil atau studi reproduksi hewan telah menunjukkan efek buruk (selain penurunan kesuburan) yang tidak dikonfirmasi dalam studi terkontrol pada wanita hamil trimester pertama (dan tidak ada bukti risiko pada trimester berikutnya).

Artikel
    Penyakit Terkait