Sukses

Pengertian Granesis

Granesis adalah obat yang memiliki kandungan zat aktif Granisetron HCl dengan bentuk sediaan injeksi dan tablet yang diproduksi oleh Pertiwi Agung. Granesis digunakan untuk meredakan dan mencegah mual muntah pasca operasi. Granesis termasuk dalam golongan antagonis serotonin (5HT3) yang digunakan untuk pencegahan mual dan muntah.

Keterangan Granesis

  1. Granesis Tablet
    • Golongan: Obat Keras
    • Kelas Terapi: Antiemetik
    • Kandungan: Granisetron HCl
    • Bentuk: Tablet
    • Satuan Penjualan: Strip
    • Kemasan: Box, 1 Strip @ 10 Tablet
    • Farmasi: Pertiwi Agung
  2. Granesis Injeksi
    • Golongan: Obat Keras
    • Kelas Terapi: Antiemetik
    • Kandungan: Granisetron HCl 1 Gram
    • Bentuk: Cairan Injeksi
    • Satuan Penjualan: Ampul
    • Kemasan: Box, 5 Ampul @ 1 mL; Box, 5 Ampul @ 3 mL
    • Farmasi: Pertiwi Agung.

Kegunaan Granesis

Granesis digunakan untuk pencegahan dan pengobatan mual muntah akut yang berhubungan dengan kemoterapi dan radioterapi. Granesis juga digunakan untuk mencegah mual dan muntah pasca operasi.

Dosis & Cara Penggunaan Granesis

Granesis termasuk dalam golongan obat keras, maka dari itu penggunaan obat ini harus dengan anjuran resep dokter.

  • Granesis Injeksi
    Dosis: 1-3 mg (10-40 mcg / kg berat badan) sebagai injeksi intravena lambat selama 30 detik atau diencerkan dalam cairan infus 20-50 mL selama 5 menit, sebelum kemoterapi.
    Dosis tambahan, jika diperlukan, dapat diberikan setidaknya 10 menit setelah dosis terakhir. Maksimal: Seharusnya tidak melebihi 9 mg dalam 24 jam.
  • Granesis Tablet
    1-2 mg dalam waktu 1 jam sebelum kemoterapi atau radioterapi, kemudian 2 mg per hari dalam dosis terbagi 1-2 selama kemoterapi atau radioterapi. Jika infus intravena juga diberikan, kombinasi maksimal total 9 mg dalam 24 jam.

Cara Penyimpanan:
Simpan pada suhu 15-30°C, lindungi dari cahaya.

Efek Samping Granesis

Efek samping yang mungkin terjadi selama penggunaan Granesis, antara lain sakit kepala, sembelit, peningkatan transaminase hati.

Kontraindikasi:
Hindari penggunaan Granesis pada pasien yang memiliki indikasi alergi terhadap Granisetron.

Interaksi obat:
Berikut adalah beberapa Interaksi obat yang umumnya terjadi saat penggunaan Granesis:
Dapat meningkatkan klirens total plasma dengan fenobarb.

Kategori kehamilan:
Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) mengategorikan Granesis ke dalam Kategori B:
Studi pada reproduksi hewan tidak menunjukkan risiko janin, tetapi tidak ada studi terkontrol pada wanita hamil atau studi reproduksi hewan telah menunjukkan efek buruk (selain penurunan kesuburan) yang tidak dikonfirmasi dalam studi terkontrol pada wanita hamil trimester pertama (dan tidak ada bukti risiko pada trimester berikutnya).

Overdosis:
Gejala overdosis Granisetron antara lain akit kepala ringan. Jika terjadi overdosis, berikan pengobatan simtomatik (oleh tenaga medis).

Artikel
    Penyakit Terkait