Sukses

Pengertian Gluvas

Gluvas adalah sediaan obat dengan bentuk tablet dan diproduksi oleh Dexa Medica. Obat ini mengandung Glimepirid yang digunakan sebagai terapi pengobatan diabetes tipe 2 yang tidak cukup dikendalikan oleh diet atau olahraga saja. Gluvas juga dapat membantu mengontrol gula darah yang tinggi pada orang dengan diabetes tipe 2. Dengan mengontrol gula darah tinggi dapat membantu mencegah kerusakan ginjal, kebutaan, masalah saraf, stroke dan masalah fungsi seksual. Kontrol yang tepat pada pasien diabetes juga dapat mengurangi risiko serangan jantung. Gluvas bekerja dengan menurunkan gula darah dalam tubuh melalui pelepasan insulin alami tubuh Anda. Hindari penggunaan Gluvas pada ibu hamil dan menyusui.

Keterangan Gluvas

  • Golongan: Obat Keras
  • Kelas Terapi: Antidiabetik.
  • Kandungan: Glimepiride 1 mg; Glimepiride 2 mg; Glimepiride 3 mg; Glimepiride 4 mg
  • Bentuk: Tablet
  • Satuan Penjualan: Strip.
  • Kemasan: Strip @ 10 Tablet.
  • Farmasi: Dexa Medica.
  • Harga Gluvas 1 mg: Rp. 23.000 - Rp. 45.000/ Strip
  • Harga Gluvas 2 mg: Rp. 38.000 - Rp. 78.000/ Strip
  • Harga Gluvas 3 mg: Rp. 55.000 - Rp. 100.000/ Strip
  • Harga Gluvas 4 mg: Rp. 70.000 - Rp. 120.000/ Strip

Kegunaan Gluvas

Gluvas digunakan sebagai terapi pengobatan diabetes tipe 2.

Dosis & Cara Pengunaan Gluvas

Gluvas termasuk dalam golongan obat keras, maka dari itu penggunaan obat ini harus dengan anjuran dan resep dokter.

  • Dosis awal: 1-2 mg diminum sekali sehari.
  • Dosis pemeliharaan: 1-4 mg setiap hari. Maksimal: 8 mg setiap hari.
  • Dosis dapat ditingkatkan pada interval 1-2 minggu.

Cara Penyimpanan
Simpan pada suhu di bawah 30 derajat Celcius, dan terhindar dari cahaya.

Efek Samping Gluvas

Efek samping yang mungkin terjadi selama pengunaan Gluvas, yaitu:

  • Reaksi alergi kulit (pruritus, eritema, urtikaria, erupsi morbiliformis atau makulopapular)
  • Penglihatan kabur
  • Anemia hemolitik dan aplastik (ketika sumsum tulang belakang tidak memproduksi sel darah baru)

Overdosis

  • Gejala: Mual, muntah, nyeri ulu hati, hipoglikemia (kadar gula darah kurang dari normal), gelisah, gemetar, gangguan penglihatan, gangguan koordinasi, mengantuk, koma, kejang.
  • Penatalaksanaan: Induksi muntah dilanjutkan dengan pemberian limun dengan arang aktif dan Na sulfat untuk mencegah penyerapan. Dapat menggunakan lavage lambung jika tertelan dalam jumlah besar. Jika terjadi overdosis berat, berikan glukosa dengan injeksi bolus intravena (pembuluh darah) 50 mL larutan 50% dilanjutkan dengan infus larutan 10%. Penanganan pasien overdosis hanya dapat dilakukan oleh tenaga medis profesional.

Kontraindikasi
Hindari penggunaan Gluvas pada pasien yang memiliki indikasi:

  • Hipersensitif.
  • Ketoasidosis diabetika dengan atau tanpa koma (produksi asam dalam darah meningkat).

Interaksi Obat
Berikut adalah beberapa Interaksi obat yang umumnya terjadi saat penggunaan Gluvas :

  • Efek yang dipotensiasi oleh Anti Inflamasi Non stroid, salisilat, sulfonamid, kloramfenikol, kumarin, probenecid, MAOIs, β-blocker; tiazid dan diuretik lainnya, kortikosteroid, fenotiazin, produk tiroid, estrogen, isoniazid.
  • Propranolol, mikonazol oral dan agen hipoglikemik.

Kategori Kehamilan
Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) mengkategorikan Gluvas ke dalam Kategori C:
Studi pada hewan telah menunjukkan efek buruk pada janin (teratogenik atau embriosidal atau lainnya) dan tidak ada studi terkontrol pada wanita atau studi pada wanita dan hewan tidak tersedia. Obat diberikan hanya jika manfaat yang yang diperoleh lebih besar dari potensi risiko pada janin.

Perhatian Menyusui
Tidak diketahui apakah Gluvas terserap ke dalam ASI dan tidak ada data tentang efek obat terhadap produksi ASI. Konsultasikan pada dokter sebelum digunakan.

Artikel
    Penyakit Terkait